SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Thursday, May 23, 2024
spot_imgspot_img
HomeBisnis7 Cara Memulai Bisnis Dropship Untuk Pemula

7 Cara Memulai Bisnis Dropship Untuk Pemula

MediaGoBisnis Dropship kian marak digandrungi di masa pandemi. Bukan hanya bisa memberikan keuntungan yang begitu besar bagi para pelakunya, bisnis model ini sangat aman dilakukan karena bisa kita kerjakan hanya dirumah aja. Ingin mulai bisnis dropship? Yuk pelajari terlebih dahulu cara memulai bisnis dropship untuk pemula.

Seperti yang kita ketahui, Bisnis dropship adalah bisnis dimana kita menjual kembali barang supplier tanpa harus memiliki atau membeli barang tersebut terlebih dahulu. Jadi tugas kita hanya upload ulang barang tersebut ke online shop lain dan tunggu pembeli masuk. Memang terdengar sangat simpel namun begitu rumit juga kalau tidak tahu tekniknya.

Cara Memulai Bisnis Dropship

Cara memulai bisnis dropship
Cara kerja bisnis dropship / Centerklik

Bagi kamu yang tertarik untuk menjadi seorang dropshipper, berikut ini akan kami berikan beberapa strategi untuk memulai jadi dropshipper agar bisa mendapatkan sales. Simak dibawah ya!

1. Melakukan riset awal

Tujuan utama dari melakukan riset awal adalah mencari produk yang paling banyak diminati oleh pasar. Selain itu, riset awal juga bisa memetakan kompetitor yang menjual produk sama. Bahkan riset awal juga digunakan untuk menentukan supplier yang tepat.

2. Pemilihan produk

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam memilih produk. Yang pertama adalah memilih produk yang kamu minati, sehingga kamu akan jauh lebih mengerti tentang produk yang akan dijual tersebut serta target pasar dan kompetitornya dari awal. 

Selain itu, pilih juga yang banyak orang minati. Hal ini agar bisnis dropship-mu memberikan peluang keuntungan yang lebih besar. Pilih juga produk yang dipakai orang setiap hari. Terakhir, pilih produk yang paling sering dicari orang di mesin pencari, kamu bisa mengetahuinya menggunakan tools gratis dari Google yaitu Google’s Keyword Planner atau Google Trends.

3. Petakan kompetitor

Dengan adanya marketplace, kamu akan memiliki saingan yang sangat luas. Bisa saja pesaingmu tidak hanya berada di area yang sama, tetapi juga dari wilayah lain. Namun, jangan pernah takut untuk bersaing karena jika kamu melihat semakin banyak kompetitor, maka semakin besar pula peminat dari produk yang kamu jual. 

Semakin besar pula peluangmu untuk bisa untung besar. Tetapi pastikan juga kamu tahu kompetitormu, agar meskipun produk yang dijual sama, namun dalam teknik atau strategi pemasarannya berbeda. Sehingga kamu dapat menggaet pasar yang lebih luas.

4. Pilih supplier yang tepat

supplier
Memilih Supplier / UKM Berdaya

Supplier adalah faktor penting dari bisnis dropship karena sejatinya kamu hanyalah sebagai perantara. Maka dari itu, kamu harus memiliki supplier yang memiliki kualitas produk yang baik, respons yang cepat, dan pengiriman yang tepat waktu. Selain itu, pastikan kamu dan supplier-mu memiliki kesepakatan untuk bisa tumbuh dan berkembang bersama.

5. Buat toko online

Ada banyak pilihan marketplace yang bisa kamu gunakan, mulai dari Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan berbagai marketplace baru lainnya. Tetapi, jangan hanya mengharapkan dari platform marketplace. 

Kamu juga bisa memperluas target dengan memanfaatkan berbagai media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twitter dan lainnya. Selain itu, dengan memiliki website sendiri, tokomu akan semakin terlihat kredibel dan dapat dipercaya.

6. Marketing yang strategis

Memasarkan produk dengan strategis adalah melakukan strategi pemasaran sesuai dengan tempatnya. Setiap platform, media sosial, atau website memiliki pasar yang berbeda-beda.

Maka dari itu, kamu harus menggunakan promo, diskon atau iklan dengan baik agar target di masing-masing platform online dapat tercapai. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan berbagai tools gratis seperti, email marketing atau optimalisasi SEO yang informasinya telah tersebar di internet

7. Susun jadwal dan evaluasi

Jika kamu telah memiliki beberapa toko online di berbagai platform, susun jadwal penjualan hingga tahap evaluasi. Setiap platform sudah memiliki pencatatannya masing-masing, mulai dari Google Analytics hingga Facebook conversion pixel data. 

Dalam evaluasi, kamu mulai bisa mengetahui dari mana pelangganmu tahu tentang produkmu atau jalur yang paling banyak digunakan sehingga optimalisasi platform dapat dikerjakan dengan baik

Nah itulah 7 cara memulai bisnis dropship bagi pemula yang bisa kamu ikuti. Dimasa pandemi yang sulit ini kita harus memutar otak demi bisa bertahan dimasa yang serba sulit. Dengan menjadi dropshipper, kamu bisa mendapatkan cuan tambahan untuk biaya kehidupan sehari-hari.

Semoga bermanfaat!

CopyAMP code
Syalfa Zahra
Syalfa Zahra
Seorang SEO content writter pemula yang terus belajar dalam mengasah kemampuannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular