SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Monday, April 27, 2026
spot_imgspot_img
HomeKesehatanTren Unik di China: Remaja Gunakan Empeng untuk Redakan Stres

Tren Unik di China: Remaja Gunakan Empeng untuk Redakan Stres

Di tengah tekanan hidup modern, generasi muda di China menemukan cara yang tak biasa untuk menenangkan diri: menggunakan empeng. Ya, alat hisap yang biasanya digunakan oleh bayi kini menjadi tren nyeleneh di kalangan remaja dan dewasa muda. Mereka mengklaim bahwa alat tersebut membantu meredakan kecemasan, meningkatkan kualitas tidur, hingga membantu berhenti merokok.

Tren ini dengan cepat menjadi viral dan kontroversial di media sosial China, bahkan sempat ditonton lebih dari 60 juta kali di satu platform saja, memicu perdebatan panas di kalangan netizen dan para profesional kesehatan.

Dari Bayi ke Dewasa: Evolusi Empeng di Dunia Online

Berbeda dari empeng bayi biasa, versi dewasa ini didesain dengan ukuran lebih besar dan material yang lebih lembut. Bagian putingnya transparan, sementara pelindungnya tersedia dalam beragam warna dan bentuk. Produk ini dijual secara online dengan harga bervariasi, mulai dari 10 hingga 500 yuan (sekitar Rp20 ribu hingga Rp1 juta).

Penjualnya bahkan mengklaim bahwa alat ini terbuat dari bahan berkualitas tinggi dan aman digunakan dalam waktu lama. Beberapa toko daring di China melaporkan penjualan lebih dari 2.000 unit per bulan, menunjukkan permintaan yang tidak main-main.

empeng
Freepik

Kenapa Anak Muda Mengisap Empeng?

Banyak pengguna mengaku empeng memberi efek menenangkan, mirip seperti memeluk boneka atau mendengarkan white noise. Beberapa testimoni menyebut empeng membantu mereka mengatasi kecemasan, insomnia, stres pekerjaan, hingga kecanduan nikotin.

“Ketika saya berada di bawah tekanan pekerjaan, saya mengisap empeng. Rasanya seperti kembali ke masa kecil, nyaman dan aman,” tulis salah satu pembeli di platform e-commerce.

“Empeng ini luar biasa untuk membantu saya berhenti merokok. Saya merasa lebih tenang dan tidak gelisah,” tulis pengguna lainnya.

Fenomena ini tak bisa dilepaskan dari kondisi psikologis generasi muda. Hidup di era digital, banyak dari mereka mengalami tekanan sosial, ekonomi, dan emosional yang berat, mulai dari persaingan kerja, kecemasan akan masa depan, hingga ekspektasi keluarga.

Menurut Zhang Mo, seorang psikolog di Chengdu, penggunaan empeng ini bisa jadi merupakan simbol bahwa kebutuhan emosional mereka tidak terpenuhi.

“Solusinya bukan dengan kembali bertingkah seperti anak kecil. Mereka perlu menghadapi tantangan secara langsung dan mencari penyelesaian yang lebih sehat,” tegasnya.

Efek Samping dan Peringatan dari Dokter

Meski terlihat tidak berbahaya, penggunaan empeng oleh orang dewasa ternyata membawa risiko kesehatan. Tang Caomin, seorang dokter gigi di Sichuan, mengingatkan bahwa kebiasaan ini dapat berdampak buruk pada struktur mulut dan rahang.

“Jika empeng digunakan lebih dari tiga jam sehari, posisi gigi bisa berubah dalam waktu satu tahun. Hal ini juga bisa menyebabkan nyeri saat mengunyah dan kesulitan membuka mulut,” ungkap Tang.

Selain itu, ia juga memperingatkan potensi bahaya tersedak jika empeng digunakan saat tidur. Beberapa bagian empeng bisa saja terlepas dan masuk ke saluran pernapasan tanpa disadari.

Sayangnya, para penjual produk ini kerap meremehkan risiko tersebut demi kepentingan komersial.

empeng
Freepik

Fenomena Regresif atau Bentuk Pelarian?

Tren ini oleh sebagian pengamat dianggap sebagai bentuk regresi psikologis, di mana seseorang secara tidak sadar kembali ke perilaku masa kanak-kanak untuk menghadapi stres. Ini bukan hal baru dalam dunia psikologi yakni fenomena serupa bisa ditemukan dalam bentuk seperti memeluk boneka saat dewasa, makan makanan nostalgia, atau berbicara dengan nada bayi saat cemas.

Namun, penggunaan empeng dewasa menimbulkan pertanyaan etis dan sosial: apakah ini hanya “gimmick” tren sementara, atau tanda bahwa ada krisis emosional yang lebih dalam di kalangan generasi muda?

Beberapa pihak di media sosial menyambut tren ini dengan gelak tawa dan skeptisisme. Salah satu komentar menyebut:

“Dunia ini sudah begitu gila sampai-sampai orang dewasa mengisap empeng.”

Lainnya menyindir, “Bukankah ini semacam pajak bodoh?”

Namun di sisi lain, sebagian orang menyebut tak ada salahnya mencoba cara menenangkan diri selama tidak membahayakan dan tidak mengganggu orang lain.

Fungsi Menenangkan: Fakta atau Sugesti?

Dalam dunia medis, aktivitas mengisap (sucking) memang dikenal dapat menenangkan sistem saraf—itulah sebabnya bayi diberi empeng. Bahkan pada beberapa pasien dewasa di unit perawatan intensif, terapi oral tertentu kadang digunakan untuk menstabilkan emosi dan tekanan darah.

Namun, menurut para ahli, manfaat ini tidak serta merta bisa diterjemahkan menjadi “empeng untuk orang dewasa.” Efek menenangkan lebih bersifat psikologis dan sugestif, bukan efek terapeutik nyata.

Kesimpulan

Tren empeng dewasa di China adalah cerminan dari pencarian kenyamanan di tengah tekanan hidup modern. Meskipun terlihat lucu atau aneh di mata sebagian orang, fenomena ini menunjukkan bahwa semakin banyak anak muda yang butuh ruang aman dan dukungan emosional.

Namun, penting untuk diingat bahwa kenyamanan sesaat tidak boleh mengorbankan kesehatan jangka panjang. Mengisap empeng mungkin terasa menenangkan, tetapi jika digunakan secara berlebihan, bisa menimbulkan dampak negatif baik secara fisik maupun psikologis.

Alih-alih bergantung pada benda yang bersifat regresif, para ahli menyarankan pendekatan yang lebih sehat seperti meditasi, terapi psikologis, olahraga, atau sekadar berbicara dengan orang terdekat. Menghadapi tantangan hidup mungkin tidak mudah, tapi bertumbuh dari situ jauh lebih baik daripada kembali menjadi bayi.

CopyAMP code
Fajria Anindya Utami
Fajria Anindya Utami
A passionate content writer who has eagerly enhance her skill everyday. And a journalist background with strong economic experience.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img
spot_img

Most Popular

spot_img