SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Saturday, July 13, 2024
spot_imgspot_img
HomePendidikanBerikut 5 Sesar Aktif, Ternyata Indonesia Memang Rawan Gempa

Berikut 5 Sesar Aktif, Ternyata Indonesia Memang Rawan Gempa

Sesar aktif di Indonesia, terutama pulau Jawa

Di Indonesia ternyata masih banyak sesar aktif dan menjadi penyebab gempa. Sesar atau patahan adalah bidang rekahan yang disertai oleh adanya pergeseran relatif (displacement) satu blok terhadap blok batuan lainnya. Sehingga batuan tidak mampu lagi menahan gaya yang terjadi dan terjadilah gempa. 

Bahkan baru-baru ini ada gempa yang melanda daerah Cianjur, Jawa Barat. Dan ternyata gempa tersebut disebabkan oleh salah satu sesar aktif di Jawa bernama Cimandiri. 

Sesar Cimandiri gempa cianjur 2022

Sebenarnya secara geografis Indonesia adalah negara kepulauan yang terletak pada pertemuan empat lempeng tektonik yaitu lempeng Benua Asia, Benua Australia, lempeng Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Ini juga menjadi penyebab banyaknya sesar aktif di Indonesia. 

Apalagi misalnya sesar bergerak, maka permukaan bumi akan berubah dan terjadilah gempa. Sebenarnya ada banyak sesar aktif yang tersebar di seluruh Indonesia yang perlu Anda tahu sehingga bisa meminimalisir kejadian gempa seperti di Cianjur kemarin. 

5 Sesar Aktif di Pulau Jawa yang Perlu Anda Tahu

1. Sesar Cimandiri

Sesar Cimandiri gempa cianjur 2022

Sesar Cimandiri adalah sesar aktif yang membentuk dinding terjal dan membentang sepanjang 100 km dari Padalarang hingga Pelabuhan Ratu. Ada 6 segmen pada sesar ini, yaitu segmen Loji, Cidadap, Nyalindung, Cibeber, Saguling, dan Padalarang.

Zona sesar Cimandiri terdiri dari sesar naik dan sesar mendatar. Salah satu gempa tektonik yang disebabkan oleh sesar Cimandiri adalah gempa yang mengguncang Cianjur berkekuatan 5,6 SR pada Senin (21/11/2022). 

Baca Juga : Peduli Cianjur, BSI dan BSI Maslahat Kirimkan Tim Rescue dan Bantuan Logistik

Selain itu juga pernah gempa bumi pada tahun 1982 dengan kekuatan kekuatan 5,5 SR dan tahun 2000 dengan kekuatan 5,4 SR dan 5,1 SR.

2. Sesar Lembang

Mirip dengan sesar Cimandiri, sesar Lembang adalah patahan sesar aktif yang berlokasi di Bandung Utara dengan bentuk dinding terjal. Membentang sepanjang 30 km, sesar lembang ini ternyata terusan ujung utara sesar Cimandiri.

Gempa yang tercatat karena aktivitas sesar ini terjadi pada tahun 1699, 1834 dan 1900. Namun pada tahun 2011, sesar lembang menyebabkan gempa berkekuatan 3,3 SR. Dan ternyata saat itu BMKG memberikan status waspada, karena pergeseran itu bisa memicu gempa 6,9 SR di wilayah Jawa Barat. 

3. Sesar Baribis

Letak sesar Baribis ada di Majalengka hingga Subang yang merupakan ujung utara dari imbrikasi belakang busur di Jawa Barat.

Baca Juga : Sesar Baribis Jadi Ancaman Nyata Gempa Jakarta

Sesar aktif ini memanjang hingga 100 km dan termasuk sesar naik berdasarkan topografinya. Saat ini, sesar baribis dikatakan membahayakan warga Jakarta.

Beberapa gempa bumi karena sesar baribis adalah di Jakarta pada 5 Januari 1699 dengan kekuatan 8,0 SR, tahun 1780 gempa di Jakarta dengan kekuatan 7,0 SR dan gempa Cirebon pada tahun 1847 dengan kekuatan 7,0 SR.

4. Sesar Opak

Sesar aktif di Indonesia lainnya adalah sesar opak yang ada di sepanjang Wonosari hingga Yogyakarta. 

Bila Anda masih ingat gempa tektonik di Yogyakarta dengan kekuatan 6,4 skala richter dan mengakibatkan 6.234 korban meninggal, 36.299 orang terluka, sekitar 1,5 juta orang kehilangan tempat tinggal, ini disebabkan oleh sesak opak. Saat itu gempa tersebut diikuti gempa susulan 750 kali. 

5. Sesar Kendeng

Sesar Kendeng adalah sesar aktif yang terletak di sepanjang bagian barat Jawa Tengah hingga timur pada wilayah Jawa Timur. Tepatnya di daerah Surabaya hingga Madiun. 

Sesar Kendeng menyambung ke bagian dalam sesar Semarang dan Baribis.

Aktivitas gempa yang pernah diakibatkan sesar kendeng ini adalah gempa Mojokerto pada tahun 1836 dan 1837, lalu gempa Madiun pada tahun 1862 dan 1915 dan Surabaya pada tahun 1867.

Baca Juga : Pasca Gempa Cianjur, BMKG: Waspada Bencana Lanjutan Longsor dan Banjir Bandang

Itu tadi 5 sesar aktif di Indonesia yang perlu Anda ketahui. Bila sesar ini bergerak maka bisa menyebabkan gempa berkekuatan besar. Banyak yang berharap pemerintah bisa menemukan teknologi pendeteksi gempa dini agar masyarakat dapat mewaspadai sesar aktif. 

CopyAMP code

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular