Sunday, November 27, 2022
HomeNewsSimulasi UMP 2023: DKI Jakarta Tertinggi, Jateng Terendah

Simulasi UMP 2023: DKI Jakarta Tertinggi, Jateng Terendah

MediaGo – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah mensahkan kenaikan UMP 2023 maksimal sebesar 10 persen sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023. Beleid tersebut diteken oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah pada 16 November 2022.

Menaker meminta kepada seluruh daerah di Indonesia menaikkan UMP 2023 tidak boleh melampaui Permenaker No. 18 Tahun 2022. “Penetapan atas penyesuaian nilai Upah Minimum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1), tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen),” bunyi Pasal 7 ayat 1.

Baca juga: Permenaker Sahkan UMP 2023 Naik Maksimal 10 Persen

Simulasi UMP 2023

Dengan menggunakan kenaikan UMP 2023 maksimal 10 persen dan upah minimum provinsi 2022, berikut ini simulasi perhitungan UMP 2023 untuk seluruh provinsi di Indonesia.

Simulasi UMP 2023 di seluruh provinsi Indonesia.
Sumber: dioleh dari berbagai sumber.

Dari tabel simulasi UMP 2023 maksimal 10 persen dan upah minimum provinsi 2022, Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah dengan UMP 2023 tertinggi sebesar Rp5,031,229.50 dan terendah adalah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp1,994,228.97.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular