Mediago.id- TVRI (Televisi Republik Indonesia) dinyatakan resmi untuk menayangkan ajang bergengsi dunia dalam olahraga sepak bola yaitu Piala Dunia pada tahun 2026 mendatang.
Keputusan ini disambut hangat karena menandai kembalinya TV publik dalam menyajikan tayangan kelas dunia yang bisa diakses gratis oleh seluruh rakyat Indonesia. Piala Dunia FIFA 2026 akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026, diadakan di tiga negara tuan rumahKanada, Meksiko, dan Amerika Serikat dengan 48 tim berpartisipasi.
Sebagai televisi pertama di Indonesia, TVRI punya sejarah panjang dalam menyiarkan berbagai ajang olahraga internasional sejak era 1970-an. Namun, beberapa tahun terakhir, peran tersebut banyak diambil alih oleh stasiun swasta.
Dengan mendapatkan hak siar Piala Dunia 2026, TVRI kembali menunjukkan eksistensinya sebagai media publik yang relevan dan adaptif di tengah kompetisi media modern.
Menurut keterangan resmi yang dirilis TVRI, penetapan hak siar ini dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga penyelenggara resmi FIFA untuk wilayah Asia Tenggara. Prosesnya telah berlangsung sejak awal tahun 2025 dan mencakup izin siaran untuk berbagai platform mulai dari TV terestrial, digital, hingga layanan streaming TVRIPlay.
Direktur Utama TVRI menyebut, langkah ini bukan hanya tentang hak siar, tetapi juga tentang komitmen menghadirkan tayangan edukatif dan berkualitas untuk masyarakat.
“Kami ingin membawa semangat kebersamaan dan kebanggaan nasional melalui siaran Piala Dunia. Ini bukan sekadar tontonan, tapi juga momentum untuk menghidupkan kembali peran TV publik sebagai milik seluruh rakyat,” ungkapnya.
Kementerian Komunikasi dan Informatika juga memberikan dukungan penuh atas langkah TVRI ini. Pemerintah menilai bahwa kehadiran TVRI di ajang besar dunia akan memperluas akses masyarakat terhadap tayangan bermutu tanpa biaya tambahan, sesuai dengan prinsip penyiaran publik yang inklusif.
Keuntungan Bagi Penonton Indonesia
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi pecinta sepak bola tanah air. Jika sebelumnya tayangan Piala Dunia hanya tersedia di saluran berbayar, kini masyarakat bisa menikmatinya secara gratis dan legal melalui TVRI. Selain itu, siaran akan hadir dalam kualitas HD, dengan narasi lokal dan komentar yang lebih dekat dengan budaya penonton Indonesia.
Tak hanya itu, TVRI juga berencana menghadirkan program pendukung eksklusif, seperti analisis pra-pertandingan, liputan pemain bintang, dan dokumenter perjalanan tim nasional dari berbagai negara. Semua ini bertujuan agar penonton tidak hanya menikmati pertandingan, tetapi juga memahami kisah dan nilai sportivitas di baliknya.
Rencana Penayangan dan Platform Digital
Pada Juni hingga Juli 2026. TVRI memastikan akan menayangkan seluruh pertandingan utama secara langsung di kanal TVRI Nasional dan streaming di TVRIPlay agar bisa diakses di mana pun.
Selain siaran langsung, TVRI juga menyiapkan konten interaktif di media sosial untuk menjangkau penonton muda. Hal ini menjadi bagian dari strategi digitalisasi TVRI dalam menyambut era penyiaran modern yang semakin berbasis internet.
Antusiasme Publik dan Harapan Baru
Kabar ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet yang bernostalgia dengan masa kecil saat menonton pertandingan sepak bola lewat TVRI bersama keluarga. Beberapa menyebut keputusan ini sebagai “momen kebangkitan TVRI” di tengah dominasi televisi swasta dan platform streaming global.
Selain aspek hiburan, langkah ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat olahraga nasional. Dengan akses yang lebih luas, generasi muda bisa terinspirasi untuk mencintai sepak bola dan mendukung perkembangan olahraga di Indonesia.




