Mediago.id- Duduk adalah kegiatan atau aktifitas yang sering dianggap sebagai bentuk istirahat. Namun kebiasaan duduk yang terlalu lama terutama dengan waktu lebih dari 6 jam akan berdampak buruk bagi kesehatan manusia.
Menurut The Washington Post, temuan yang mengkhawatirkan, yang diterbitkan dalam jurnal BMC Public Health, menggarisbawahi implikasi kesehatan yang berkembang dari gaya hidup yang semakin didominasi layar saat ini.
Salah satu dampak paling umum adalah nyeri pada leher dan punggung, yang bisa memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup. Resiko nyeri leher dan punggung yang timbul pada tubuh tergantung pada dosis. Semakin lama masa duduk, semakin tinggi risikonya.

Perilaku duduk juga didefinisikan sebagai aktifitas yang bisa menyebabkan pengurangan energi. Aktifitas yang menetap untuk duduk diposisi yang sama bisa berupa bermain gadget, bermain komputer, hingga menonton Televisi.
Sama dengan aktifitas bergerak atau aktifitas berbasis pada layar yang membuat kita stuck yang juga akan menyebabkan resiko terkena nyeri leher, aktifitas menetap yang dilakukan lebih dari 4 jam pun memiliki tingkat resiko nyeri leher hingga 82%.
Duduk yang berkepanjangan, terutama dengan postur tubuh yang buruk (seperti memiringkan kepala ke depan atau bahu merosot), menyebabkan peningkatan ketegangan pada otot leher dan punggung atas, berkurangnya aliran darah, gangguan mobilitas sendi, dan tekanan yang lebih besar pada cakram tulang belakang.
Perubahan gaya hidup yang telah berubah semenjak kehadiran COVID, memunculkan pekerjaan-pekerjaan yang bisa dilakukan secara online dan meningkatkan aktifitas menetap atau duduk semakin lebih lama.
Cara Mengurangi Risiko Nyeri Leher dan Punggung
Berita baiknya, efek negatif duduk terlalu lama bisa dicegah atau diminimalkan dengan beberapa langkah sederhana berikut:
1. Bangun dan Bergerak Setiap 30–60 Menit
Jangan duduk terus-menerus selama berjam-jam. Cobalah bangun, berjalan kecil, atau lakukan peregangan ringan selama 1–2 menit setiap jam.
2. Gunakan Kursi Ergonomis
Pastikan kursi kerja menopang tulang belakang dengan baik. Gunakan kursi yang memiliki sandaran punggung dan posisi duduk 90 derajat agar tubuh tidak mudah pegal.
3. Perhatikan Postur Duduk
Duduklah tegak, jangan membungkuk. Pastikan layar komputer sejajar dengan pandangan mata, dan kaki menapak rata di lantai.
4. Manfaatkan Standing Desk
Kalau memungkinkan, gunakan meja kerja berdiri (standing desk) atau ganti posisi kerja antara duduk dan berdiri untuk menjaga fleksibilitas tubuh.
5. Rutin Berolahraga
Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari. Olahraga ringan seperti yoga, stretching, atau jalan kaki bisa membantu melenturkan otot dan mengurangi ketegangan.
Dampak Negatif Duduk Lebih dari 6 Jam
- Nyeri Leher dan Punggung
- Risiko Gangguan Muskuloskeletal
- Penurunan Sirkulasi Darah
- Kelelahan Mental dan Fisik
Duduk terlalu lama terutama lebih dari 6 jam sehari, bisa jadi kebiasaan yang diam-diam merusak kesehatanmu. Nyeri leher dan punggung adalah sinyal awal yang sebaiknya tidak diabaikan. Dengan langkah pencegahan sederhana seperti memperbaiki postur duduk, rutin bergerak, dan menggunakan peralatan kerja yang ergonomis, kamu bisa menjaga tubuh tetap sehat meski harus duduk lama.




