SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Saturday, April 13, 2024
spot_imgspot_img
HomeBisnisKemenkeu Tetapkan Imbal Hasil SBSN SR017 Sebesar 5,90% Per Tahun

Kemenkeu Tetapkan Imbal Hasil SBSN SR017 Sebesar 5,90% Per Tahun

MediaGo – Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) telah menetapkan imbal hasil Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) jenis Sukuk Negara Ritel seri SR017 sebesar 5,9% bersifat tetap (fixed) per tahun.

SBSN Ritel jenis syariah ini akan mulai ditawarkan pada 19 Agustus hingga 14 September 2022 dengan jatuh tempo pada 10 September 2025.  Adapun akad dalam investasi SR017 ini adalah Ijarah asset to be leased.

Baca juga: Bagaimana Lepas Dari Jeratan Sandwich Generation?

“Imbalan (kupon) SR017 yang jatuh tempo tanggal 10 September 2025 telah ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko yaitu 5,9% fixed per annum,” bunyi pengumuman DJPPR Kemenkeu (16/8/2022).

Keuntungan SR017

Imbal hasil yang diberikan Sukuk Negara Ritel seri SR017 merupakan yang terbesar di periode Januari sampai Agustus 2022. Pada SBSN seri ORI022 yang diluncurkan pada 24 Januari – 17 Februari 2022, imbal hasil yang diberikan hanya 4,9% fixed per tahun.

Begitu pula pada Sukuk Negara Ritel seri ORI016 yang diluncurkan pada 25 Februari – 17 Maret 2022 memberikan imbalan 4,95% fixed per tahun. Kemudian, Saving Bond Ritel (SBR) seri SBR011 yang dipasarkan pada 25 Mei – 16 Juni 2022 menawarkan imbal hasil 5,5% floating with floor per tahun. 

Baca juga: Aset Kripto Jadi 5 Instrumen Investasi Teratas Di Indonesia

Jika dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya seperti depositi bank, investasi SR017 berada di atas rata-rata deposito yang menawarkan bunga sekitar2,5% (Pusat Data Kontan). Jika dilihat dari potongan bunganya, deposito terkena pajak sekitar 20%, sedangkan SR017 hanya 10% saja.

Keuntungan lainnya adalah imbal hasil atau kupon Sukuk Negara Ritel seri SR017 jauh di atas suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) yang berlaku. Saat ini BI7DRR masih ditahan di level 3,5%. Artinya, investasi SR017 pnya selisih atau spread sebesar 2,4%.

Baca juga: Waspada Penipuan, Ini Ciri-Ciri Investasi Bodong

Detail Sukuk Ritel Seri SR017

Pemerintah akan melakukan penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel kepada investor individu secara online (e- SBN), yaitu Sukuk Ritel seri SR017 dengan pokok-pokok ketentuan dan persyaratan sebagai berikut:

 1. Penerbit Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia
 2. Jenis akad Ijarah asset to be leased
 3. Masa Penawaran Pembukaan: 19 Agustusi 2022 pkl 09.00 WIB  Penutupan: 14 September 2022 pkl 10.00 WIB
 4. Tanggal Setelmen 21 September 2022
 5. Bentuk Tanpa warkat dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder
 6. Tenor 3 (tiga) tahun
 7. Maturity 10 September 2025
 8. Nilai Nominal Per Unit Rp1 juta
 9. Minimum Pemesanan Rp1 juta
 10. Maksimum Pemesanan Rp5 Miliar
 11. Imbalan 5,90% fixed p.a.
 12.  Tanggal Pembayaran Kupon Tanggal 10 setiap bulan. Dalam hal tanggal 10 jatuh pada  bukan hari kerja, maka akan dibayarkan pada hari kerja  berikutnya tanpa kompensasi. Hari kerja adalah hari dimana  operasional sistem pembayaran diselenggarakan oleh Bank    Indonesia.
 13. Tanggal Pembayaran Kupon    Pertama Tanggal 10 Oktober 2022 (Short Coupon)
 14. Minimum Holding Period Selama 3 (tiga) kali pembayaran kupon (s.d 10 Desember  2022)
 15. Tradability Tradable mulai tanggal 11 Desember 2022 atau setelah  berakhirnya Minimum Holding Period
 16. Underlying Asset BMN dan Proyek/Kegiatan Kementerian/Lembaga pada APBN  2022
CopyAMP code

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular