You are here
Home > Gaya Hidup > Hiburan >

5 Desa Mendadak Kaya di Indonesia, Ada Tuban dan Sleman

Desa mendadak kaya

MediaGo – Pernah dengar ada suatu desa yang warganya tiba-tiba kaya mendadak karena tanah mereka dibeli oleh perusahaan BUMN Pertamina? Mereka sampai memborong ratusan mobil karena mendapatkan uang miliaran rupiah dari hasil pembebasan lahan tersebut.

Di Indonesia sendiri, diketahui ada beberapa desa yang juga mendadak kaya dari hasil ganti rugi pembebasan lahan oleh pemerintah. Merangkum dari berbagai sumber, Berikut deretan desa yang mendadak kaya.

Daftar Desa Mendadak Kaya di Indonesia

Bagaikan tertimpa durian runtuh, betapa beruntungnya beberapa desa mendadak kaya ini, mereka tiba-tiba menjadi miliarder karena mendapatkan uang ganti rugi pembebasan lahan yang nilainya cukup fantastis.

1. Desa Sumurgeneng

Desa Sumurgeneng
Pembebasan lahan di Desa Sumurgeneng / Kompas.com

Desa sumurgeneng yang ada di Tuban, Jawa timur ini mendadak viral karena warganya memborong ratusan mobil baru. Mereka mendadak jadi miliarder usai menerima uang ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek kilang minyak New Grass Root Refinery (NGRR) dari Pertamina.

Tanah warga disana dihargai sebesar Rp 600 ribu hingga Rp 800 ribu per meternya. Mereka rata-rata mendapatkan nilai ganti rugi sebesar Rp8 miliar hingga Rp 28 miliar. Jumlah yang sangat fantastis.

2. Desa Kawungsari

bendungan kuningan
Proyek pembangunan Bendungan Kuningan / Pemprov Jabar

Pembangunan Bendungan Kuningan membuat 362 kepala keluarga di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibereum, Kabupaten Kuningan, Jawa barat harus merelakan rumah dan lahannya dibeli oleh pemerintah guna melancarkan proyek nasional tersebut.

Alhasil, banyak warga yang mendadak kaya karena mendapatkan uang ganti rugi yang jumlahnya cukup besar. Mulai dari Rp 150 juta hingga termahal Rp1,6 miliar mereka dapatkan.

3. Desa Kale Komara

Pembangunan Bendungan Pammukkulu
kunjungan pembangunan Bendungan Pammukkulu / Mitrapol

Desa mendadak kaya berikutnya terletak di Takalar, Sulawesi Selatan. Warga desa kale komara ramai mendapatkan ganti rugi lahan untuk pembangunan Bendungan Pammukkulu.

Meski awalnya diprotes karena nilainya cukup rendah yaitu Rp3.500 per meter, kini warganya mendapatkan nilai ganti rugi yang bervariasi per meternya. Totalnya, sejumlah warga mengaku mendapatkan Rp 700 juta hingga Rp7 miliar dari pembebasan lahan ini.

4. Desa Kapungan

desa kapungan
Patokan jalan tol Solo-Jogja / bisnis.com

Sejumlah warga di Desa Kapungan, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa tengah juga mendadak kaya raya dari hasil ganti rugi lahan oleh pemerintah untuk pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo.

Warga yang rata-rata bermata pencaharian sebagai petani itu diketahui menerima uang ganti rugi yang cukup besar yaitu sekitar Rp1,5 miliar dengan rincian Rp671 ribu per meternya.

5. Kalurahan Tirtonadi

jalan tol yogyakarta
Jalan tol Yogyakarta-Banyutejo / Suara.com

Kalurahan Tirtonadi, Kecamatan Mlati, Sleman, Yogyakarta juga sempat ramai diperbincangkan warganet karena warganya tiba-tiba jadi miliarder dadakan.Mereka mendapatkan kompensasi atas lahan untuk proyek Tol Yogyakarta-Bawen.

PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) dalam keterangannya menyebut untuk penyelesaian pembebasan lahan Sesi 1 (Yogyakarta-Banyurejo) sepanjang 8,77 km membutuhkan alokasi untuk pembebasan lahan di 2021 sebesar Rp1,5 triliun. Pembayaran pun telah berjalan sebesar Rp365 miliar oleh para warga disana.

Rizky Aditya
Seorang SEO content writter pemula yang terus belajar dalam mengasah kemampuannya

Leave a Reply

Top