SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Sunday, July 14, 2024
spot_imgspot_img
HomeNews7 Jenis Bunga Khas Indonesia di Pecahan Uang Kertas Baru

7 Jenis Bunga Khas Indonesia di Pecahan Uang Kertas Baru

Ada gambar bunga khas Indonesia di uang yang kita pakai!

MediaGo – Sudah punya pecahan uang kertas terbaru ? Coba kamu perhatikan bagian depan uang baru tersebut. Ada gambar menyerupai gambar bunga. Ya, benar, itu adalah gambar bunga khas Indonesia yang sengaja ditampilkan di setiap pecahan uang tahun emisi 2022.

Nah, apakah kamu tahu gambar bunga apa itu? Bagi yang belum tahu, berikut ini penjelasan mengenai bunga khas Indonesia yang ada di uang baru Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000.

Bunga Anggrek Bulan di Uang Rp100.000

Bunga Anggrek Bulan di Uang Rp100.000
Bunga Anggrek Bulan di uang Rp100.000.

Bunga Anggrek Bulan merupakan puspa pesona bunga khas Indonesia atau salah satu dari tiga Bunga Nasional yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 4 Tahuh 1993. Tiga bunga tersebut adalah Bunga Melati (Jasminum sambac) sebagai puspa bangsa, Bunga Padma Raksasa (Rafflesia arnoldii) sebagai puspa langka, dan Bunga Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis) sebagai puspa pesona.

Baca Juga : Bunga Berdasarkan Bulan Kelahiran dan Makna di Baliknya, Apa Saja?

Dikutip dari journal.uajy, Sejarah ditemukannya tanaman anggrek bulan terjadi pada abad ke-17. Rumphius disebut sebagai orang yang pertama kali menemukan spesies anggrek bulan di Ambon pada tahun 1750, yang kemudian diberi nama Epidendrum albummajus.

Bunga Jepun Bali di Uang Rp50.000

Bunga Jepun Bali di Uang Rp50.000
Bunga Jepun Bali.

Di Bali, Bunga Jepun yang juga disebut bunga Kamboja, banyak ditemui di rumah penduduk selain di pemakaman karena bunganya yang indah dan bisa berwarna-warni. Selain itu bunga Jepun banyak dimanfaatkan sebagai pelengkap persembahan dalam beribadah umat Hindu di Bali.

Bunga Anggrek Hitam di Uang Rp20.000

Bunga Anggrek Hitam di Uang Rp20.000
Bunga Anggrek Hitam.

Bunga Anggrek hitam (Coelogyne pandurata) adalah spesies anggrek yang tumbuh di Semenanjung Malaya, Kalimantan, dan Sumatera. Anggrek hitam adalah maskot flora Provinsi Kalimantan Timur. Saat ini, habitat asli anggrek hitam mengalami penurunan jumlah yang cukup besar karena semakin menyusutnya luas hutan di Kalimantan namun masih bisa ditemukan di Cagar Alam Kersik Luway dalam jumlah yang sedikit.

Bunga Cempaka Hutan Kasar di Uang Rp10.000

Bunga Cempaka Hutan Kasar di Uang Rp10.000
Bunga Cempaka Hutan Kasar.

Bunga Cempaka Hutan Kasar adalah salah satu tanaman identitas Indonesia. Bunga ini merupakan flora endemik khas Sulawesi. Persebaran cempaka hutan kasar meliputi daerah Sulawesi dan Maluku. Nama ilmiah cempaka hutan kasar adalah Elmerrillia ovalis.

Bunga Sedap Malam di Uang Rp5.000

Bunga Sedap Malam di Uang Rp5.000
Bunga Sedap Malam.

Bunga Sedap Malam (Polianthes tuberosa) adalah tumbuhan hijau abadi dari suku asmat Minyak dari bunga ini digunakan dalam pembuatan parfum. Nama tuberosa menunjukkan bahwa tumbuhan ini memiliki umbi (tuber). Saat ini dikenal sekitar 12 spesies dari genus Polianthes.

Bunga Jeumpa di Uang Rp2.000

Bunga Jeumpa di Uang Rp2.000
Bunga Jeumpa.

Bungong Jeumpa atau dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai bunga cempaka banyak ditemukan di pulau Sumatera begitu pula di Aceh. Bagi masyarakat Aceh, bunga khas Indonesia ini biasa ditanam di perkarangan rumah. Keharuman dari bunga ini juga sudah dijadikan sebagai salah satu varian baru dalam produk parfum lokal dan diminati banyak kalangan.

Bunga Anggrek Larat di Uang Rp1.000

Bunga Anggrek Larat di Uang Rp1.000
Bunga Anggrek Larat.

Bunga Anggrek larat adalah salah satu identitas bunga khas Indonesia khususnya di Maluku. Tumbuhan ini memiliki nama ilmiah Dendrobium phalaenopsis. Anggrek larat termasuk tanaman langka dan dilindungi. Nama anggrek larat diambil dari nama Pulau Larat yang ada di Kepulauan Maluku. Pulau Larat adalah pulau dimana anggrek larat pertama kali ditemukan. 

Itulah tujuh jenis bunga khas Indonesia yang diabadikan dalam pecahan uang kertas tahun emisi 2022. Jadi sekarang kamu sudah tahu kan kalau Indonesia itu kaya akan flora langka.

CopyAMP code

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular