You are here
Home > News >

8 Tradisi Perayaan Tahun Baru Islam di Indonesia, Apa Saja?

Tradisi Perayaan Tahun Baru Islam

1 Muharram atau yang sering kita sebut juga sebagai Tahun Baru Islam  jatuh pada hari Selasa, 10 Agustus 2021. Tak banyak yang tahu, tetapi biasanya Tahun Baru Islam dirayakan dengan berbagai cara oleh masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Penasaran seperti apa tradisi perayaan Tahun Baru Islam di beberapa wilayah Indonesia? Simak selengkapnya, yuk.

Tradisi perayaan Tahun Baru Islam di beberapa wilayah di Indonesia 

Walaupun kali ini perayaan Tahun Baru Islam di tengah pandemi dan tentu saja berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, tak ada salahnya untuk mengetahui beberapa tradisi untuk merayakan Tahun Baru Islam di beberapa wilayah di Indonesia. Melansir dari Fimela, berikut ini adalah beberapa tradisi yang dilakukan masyarakat untuk merayakan Tahun Baru Islam di Indonesia: 

1. Pawai obor

Tradisi perayaan tahun baru islam
Pawai obor. (Gambar: http://smartekselensia.net)

Di Garut, misalnya, dan beberapa daerah di Tanah Air, menggelar pawai obor. Acara tersebut umumnya dilaksanakan usai salat Isya hingga malam. Mereka berkeliling di beberapa jalanan protokol sambil membawa obor.

2. Tabo

Tradisi ini berasal dari Bengkulu dan disebut-sebut sudah ada sejak lama yang dilakukan oleh Syeh Burhanuddin. Acara ini juga dirayakan untuk mengenang kepahlawanan serta wafatnya cucu Nabi Muhammad, Husein bin Ali Abu Thalib.

Pada awalnya, upacara satu ini dibawa oleh penyebar agama Islam di Punjab, India, ke Indonesia ketika masa penjajahan Inggris. Banyak yang percaya jika Tahun Baru Islam tidak dirayakan, maka akan terjadi musibah.

3. Bubur suro

Masyarakat Jawa Barat juga memiliki sebuah tradisi yang diberi nama tradisi Bubur Suro. Tradisi  ini juga dilakukan guna memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad ketika perang.

Pada 10 Muharam, masyarakat setempat akan menyiapkan bubur merah dan bubur putih yang disajikan secara terpisah, atau yang dikenal sebagai bubur Suro ini. Selanjutnya, bubur yang sudah jadi akan dibawa ke masjid terdekat bersamaan dengan hidangan lezat lainnya.

4. Mubeng benteng

Tradisi perayaan tahun baru islam
Mubeng benteng. (Gambar: http://fimela.com)

Tradisi lain yang juga dilaksanakan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam adalah mubeng beteng. Pelaksanaan acara ini biasanya peserta mengelilingi kompleks keraton Yogyakarta. Mereka melakukan itu tanpa bicara atau bersuara, makan, dan minum.

Saat menjalani ritual, para peserta dilarang berbicara satu sama lain dan hanya diperbolehkan untuk memanjatkan doa permohonan keselamatan lahir dan batin serta kesejahteraan bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa. Tradisi ini juga dijadikan sebagai sarana evaluasi terhadap segala perbuatan pada tahun sebelumnya.

5. Barikan

Tradisi yang dilestarikan masyarakat Pati, Jawa Tengah ini meliputi acara kenduri bersama. Para warga setempat akan membawa nasi serta lauk dari rumah untuk didoakan, sebagai bentuk rasa syukur atas berkah yang diberikan oleh Allah SWT sekaligus memohon keselamatan.

Usai memanjatkan doa, maka kegiatan dilanjutkan dengan menggelar makan bersama. Mereka juga saling bertukar lauk satu sama lain, untuk meningkatkan kerukunan dan saling mengasihi antarwarga. 

6. Kirab kebo bule 

Tradisi perayaan tahun baru islam
Kirab kebo bule. (Gambar: http://fimela.com)

Tradisi lain yang juga dilaksanakan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam adalah mubeng beteng. Pelaksanaan acara ini biasanya peserta mengelilingi kompleks keraton Yogyakarta. Mereka melakukan itu tanpa bicara atau bersuara, makan, dan minum.

Saat menjalani ritual, para peserta dilarang berbicara satu sama lain dan hanya diperbolehkan untuk memanjatkan doa permohonan keselamatan lahir dan batin serta kesejahteraan bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa. Tradisi ini juga dijadikan sebagai sarana evaluasi terhadap segala perbuatan pada tahun sebelumnya.

7. Sedekah gunung merapi

Warga Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Boyolali, Jawa Tengah, punya tradisi Sedekah Gunung Merapi tiap 1 Muharram/Suro. Tradisi dilakukan dengan melarung kepala kerbau di wilayah puncak gunung yang biasanya diikuti banyak orang.

8. Ritual malam gunung lawu

Pada malam 1 Suro, masyarakat sekitar Gunung Lawu memiliki tradisi sendiri yakni mendaki Gunung Lawu lewat berbagai jalur yang tersedia. Tradisi ini tak hanya diikuti masyarakat sekitar saja. Biasanya para pendaki khusus datang ke Gunung Lawu pada Tahun Baru Hijriah.

Itulah deretan tradisi perayaan Tahun Baru Islam di beberapa wilayah di Indonesia yang biasa dilakukan. Bagaimana dengan perayaan Tahun Baru Islam di daerah kamu?

Baca juga: 5 Keutamaan Membayar Zakat bagi Umat Islam

Arianti
I am content writer who has an interest in lifestyle news.

Leave a Reply

Top