SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Thursday, January 15, 2026
spot_imgspot_img
HomeNewsAksi Solidaritas Netizen ASEAN: Banjiri Ojol Indonesia dengan Pesanan Makanan

Aksi Solidaritas Netizen ASEAN: Banjiri Ojol Indonesia dengan Pesanan Makanan

Netizen se-ASEAN kirim bantuan makanan untuk para mitra ojol. Di tengah suasana Jakarta yang memanas akibat demonstrasi besar-besaran mahasiswa terkait kasus kematian pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan, muncul sebuah peristiwa yang menyejukkan hati. Peristiwa itu datang bukan dari jalanan, melainkan dari dunia maya: sebuah aksi solidaritas lintas negara yang dilakukan warganet Asia Tenggara untuk para pengemudi ojol di Indonesia.

Aksi ini bermula dari sebuah cuitan sederhana di platform X (dulu Twitter) oleh akun bernama yammi (@sighyam). Dalam unggahannya, ia menjelaskan bahwa pengguna aplikasi Grab di luar negeri ternyata bisa memesan makanan untuk pengemudi ojol di Indonesia.

“Teman-teman, saya baru tahu kalau kita bisa mendukung pengguna Grab di Indonesia yang masih berkeliaran di jalanan karena Grab memungkinkan kita melakukan pengiriman ke negara-negara ASEAN lainnya? Okayyyy,” tulis yammi dalam unggahan yang kemudian viral.

Panduan Solidaritas Melalui Grab

asean grab

Tak berhenti di situ, yammi juga memberikan panduan langkah demi langkah agar netizen luar negeri bisa ikut serta. Ia menyarankan agar pengguna Grab di Malaysia, Singapura, dan negara tetangga lainnya mengganti lokasi di aplikasi menjadi “Indonesia”. Setelah itu, mereka bisa memilih titik tujuan di hotel-hotel yang berlokasi di pusat Jakarta.

Namun ada catatan penting yang ia tekankan: jangan memesan makanan yang mengandung babi atau alkohol, mengingat sensitivitas budaya dan agama di Indonesia. Selain itu, lokasi pengantaran sebaiknya tidak berada terlalu dekat dengan kantor polisi demi menjaga kenyamanan pengemudi.

Instruksi sederhana itu mendapat sambutan hangat. Tak butuh waktu lama, merchant makanan di aplikasi ojol mengaku kebanjiran orderan dari ASEAN. Para pengemudi ojol yang menerima pesanan kemudian membagikan makanan tersebut kepada sesama rekan mereka di lapangan.

Solidaritas ASEAN yang Menyentuh

Menjelajah Destinasi Wisata di Kuala Lumpur Malaysia.
Menjelajah Destinasi Wisata di Kuala Lumpur Malaysia.

Fenomena ini cepat menyebar di media sosial. Ratusan hingga ribuan komentar bermunculan, berisi ungkapan dukungan dari netizen ASEAN di Malaysia, Singapura, Thailand, hingga Filipina. Banyak yang menegaskan bahwa meskipun terpisah batas negara, mereka merasa tergerak untuk membantu sesama pekerja jalanan yang tengah menghadapi situasi sulit.

“Batas negara mungkin ada, tapi hati kita dekat. Semangat untuk kawan-kawan ojol Indonesia,” tulis seorang warganet asal Kuala Lumpur.

“Tidak banyak yang bisa kami lakukan dari Singapura, tapi setidaknya kami bisa kirim makanan agar teman-teman ojol tidak merasa sendirian,” tambah pengguna lain.

Anies Baswedan Ikut Angkat Bicara

Anies Baswedan
Anies Baswedan

Inisiatif solidaritas ini rupanya juga menarik perhatian mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Lewat akun media sosialnya, Anies menuliskan apresiasi mendalam atas kepedulian warganet dari negara tetangga se-ASEAN.

“Warganet Malaysia, Singapura, dan negara tetangga lainnya ramai-ramai pesan makanan di Jakarta melalui aplikasi ojek online. Makanannya bukan untuk mereka, tapi buat dikonsumsi oleh para supir ojol yang menjemput pesanan dan untuk dibagikan pada rekan-rekan sesama ojol,” tulis Anies.

Ia menambahkan, “Sebuah gestur sederhana, tapi terasa sebagai dukungan yang amat hangat. Membaca komentar-komentarnya memunculkan senyum dan bahagia. Terima kasih, saudara serumpun! Gerakan ini mengingatkan kita akan kuatnya ikatan solidaritas ASEAN. Batas negara boleh memisahkan, tapi rasa persaudaraan tetap menyatukan.”

Dalam nada bercanda, Anies juga menutup pesannya dengan kalimat yang mengundang senyum: “Semoga situasi segera normal, agar kita bisa kembali saling ganggu dan bertikai penuh cinta, sebagaimana layaknya antar saudara kandung.”

Peran Media Sosial dalam Gerakan Sosial

Fenomena ini sekali lagi menunjukkan bagaimana media sosial dapat menjadi katalisator gerakan solidaritas. Hanya melalui satu unggahan, informasi menyebar begitu cepat hingga melintasi batas negara. Dari sekadar ide, aksi nyata pun terjadi: makanan benar-benar sampai ke tangan para pengemudi ojol, dan pesan dukungan sampai ke hati banyak orang.

Tidak hanya menambah semangat para pengemudi di lapangan, aksi ini juga menumbuhkan optimisme bahwa kepedulian lintas bangsa masih sangat hidup di era digital.

Harapan di Tengah Situasi Sulit

Tarif Ojol Naik Mulai Agustus ini, Berikut Rinciannya
Tarif Ojol Naik Mulai Agustus ini, Berikut Rinciannya

Para pengemudi ojol yang menerima makanan dilaporkan merasa terharu dengan dukungan yang datang dari saudara serumpun di luar negeri. Beberapa dari mereka bahkan membagikan foto dan video di media sosial, memperlihatkan kebahagiaan kecil yang lahir dari solidaritas besar.

“Tidak menyangka, ada yang peduli sama kita sampai sejauh itu. Terima kasih banyak, semoga rezeki kalian dilipatgandakan,” ujar seorang driver ojol di Jakarta melalui unggahan singkatnya.

Bagi banyak orang, mungkin hanya sebungkus nasi atau kotak makanan. Namun bagi para pengemudi yang seharian berada di jalan, dukungan itu bukan sekadar santapan, melainkan simbol persaudaraan.

Di tengah tensi politik dan protes besar di Jakarta, aksi solidaritas warganet Asia Tenggara memberi warna lain yang menyejukkan. Gerakan ini membuktikan bahwa rasa kemanusiaan bisa menembus batas negara, agama, maupun bahasa.

Solidaritas sederhana berupa kiriman makanan menunjukkan bahwa dukungan tak selalu harus berupa hal besar. Kadang, sekadar memastikan ada pengemudi ojol yang bisa makan layak di tengah situasi genting, sudah cukup untuk menyalakan kembali harapan dan semangat.

Peristiwa ini layak dikenang sebagai bukti bahwa di tengah gejolak, selalu ada ruang untuk kebaikan. Dan dari Jakarta, pesan solidaritas itu kini menyebar luas: ASEAN bukan hanya tentang kerja sama ekonomi dan politik, tapi juga tentang persaudaraan yang nyata di saat-saat sulit.

CopyAMP code
Fajria Anindya Utami
Fajria Anindya Utami
A passionate content writer who has eagerly enhance her skill everyday. And a journalist background with strong economic experience.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img
spot_img

Most Popular

spot_img