SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Wednesday, April 17, 2024
spot_imgspot_img
HomeNewsIni Alasan Pertamina Soal Harga Pertalite Naik Jadi Rp10 Ribu Per Liter

Ini Alasan Pertamina Soal Harga Pertalite Naik Jadi Rp10 Ribu Per Liter

MediaGoPertamina dikabarkan akan menaikkan harga BBM Pertalite jadi Rp10 Ribu per liter dalam waktu dekat. Dari kenaikan ini Pertamina beri alasan sebenarnya mengapa harga Pertalite bisa naik.

Bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite disebut-sebut akan naik diangka Rp 10.000 per liter, atau meningkat Rp 2.350 dari harga sebelumnya yaitu Rp 7.650 per liter

Harga Pertalite Naik Jadi Rp10 Ribu

Dikutip dari Tribunjabar.id, Pihak PT Pertamina (Persero) mengatakan mereka hanya melaksanakan tugas saja. Diketahui kabar kenaikan harga Pertalite ini sudah disampaikan sebelumnya oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM), Bahlil Lahadalia.

Ia mengatakan, harga Pertalite berpotensi naik, namun dirinya tidak menyebut angka pasti soal harga barunya .

“Rasa-rasanya si untuk menahan terus dengan harga BBM seperti sekarang, feeling saya sih harus kita siap-siap, kalau katakanlah kenaikan BBM itu terjadi,” kata Bahlil.

Bahlil hanya menyebut, beban subsidi diproyeksikan membengkak hingga Rp 600 triliun pada akhir 2022.

Alasannya lonjakan harga energi di global, tetapi negara memiliki keterbatasan fiskal di tengah harga rata-rata minyak mentah dunia yang mencapai 105 dollar AS per barrel.

Menyikapi kabar Pertalite akan naik, Irto Ginting, Pjs. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga enggan berkomentar banyak.

“Untuk harga BBM subsidi merupakan kewenangan dari pemerintah. Kami sebagai operator akan melaksanakan apa yang menjadi penugasan dari regulator,” ucapnya.

Namun, dirinya berharap revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) beserta petunjuk teknis pembelian BBM jenis Pertalite, dapat segera selesai agar implementasi pembatasan pembelian BBM bersubsidi dapat dilakukan.

Apalagi, Pertamina sejak awal Juli 2022 telah membuka pendaftaran untuk mobil yang berhak membeli Pertalite melalui MyPertamina.

Sebagai info, kuota Pertalite dan Solar subsidi dibatasi oleh Pemerintah.

Kuota Pertalite tahun ini 23 juta KL. Sementara Solar subsidi 14,9 juta KL.

Hingga Juli, solar subsidi sudah tersalurkan 9,9 juta KL.

Sementara Pertalite, hingga Juli sudah tersalurkan 16,8 juta KL.

CopyAMP code
Syalfa Zahra
Syalfa Zahra
Seorang SEO content writter pemula yang terus belajar dalam mengasah kemampuannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular