You are here
Home > Properti >

Tips Membeli Rumah untuk Pekerja dengan Gaji Rp5 Juta

Tips Membeli Rumah untuk Pekerja dengan Gaji Rp5 Juta
Bagikan

Mediago.id – Membeli rumah untuk pekerja atau first jobber dengan gaji Rp5 juta per bulannya bisa apa tidak? Tentu bisa! Mau membeli rumah, atau apapun impian Anda akan bisa terwujud asal….

Banyak yang menyatakan bahwa generasi milenial akan kesulitan untuk membeli sebuah rumah. Jangankan rumah, apalagi hunian premium atau apartemen bahkan residence! Hal ini bisa terjadi karena faktor harga tanah dan bangunan terus meningkat setiap tahun, di mana akan menjadi sebuah tantangan yang sulit. Rasanya tidak mungkin jika melihat gaji bulanan yang diterima, tentu ini hanya menjadi impian dan angan-angan semata.

Perencanaan Keuangan untuk Membeli Rumah
Gambar: Doc. fortomorrow.sg

Dikutip dari IDN Times bahwa Indeks Harga Properti Properti (IHPR) dari Bank Indonesia, dalam satu dekade harga properti mengalami peningkatan mencapai 39.7 persen. Fakta ini akan membuat milenial akan akan berfikir kembali sebelum memutuskan untuk membeli properti.

Tips Membeli Rumah untuk First Jobber dengan Gaji 5 Jutaan

Tapi jangan langsung putus asa, Anda bisa membeli rumah! Namun pastikan semuanya dipersiapkan dengan rencana yang matang. Ini juga berlaku untuk milenial yang baru pertama kali bekerja dengan gaji pas-pasan atau setara dengan UMR saat ini. Bagaimana tips beli rumah? Simak penjelasannya berikut

1. Survei harga rumah dahulu

Langkah awal sebelum memutuskan beli rumah, pastikan lakukam survei dahulu. Jika membeli rumah dengan sistem KPR, maka pastikan Anda meminta rincian dan skema KPRnya.

Survey Rumah
Gambar: Doc. Intiland

Ingat ya, jika membeli rumah dengan KPR maka semakin panjang durasi tentu cicilan yang dibayarkan akan lebih tinggi. Selain itu tetap lihat kemampuan financial Anda.

Salah satu pakar keuangan, Prita Gozie menyarankan bahwa ketika menyicil KPR tidak melebihi dari 20-30 persen dari penghasilan bulanan.

Baca Juga: The Sanctuary Collection, Hunian Premium Di Kawasan Sentul

2. Kumpulkan 15 persen sebagai uang DP

Membeli rumah, tentu Anda harus mengumpulkan minimal 15 persen dari harga rumah yang akan dibeli. Contohnya, jika Anda ingin membeli rumah senilai Rp 350 juta maka siapkan dana sebesar 20 persen atau Rp 70 juta.

Kumpulkan Uang DP Rumah
Gambar: Doc. Lifepal

Gunakan dana Rp 50juta sudah bisa dijadikan uang DP. Sisa Rp 20juta, bisa Anda pakai untuk kebutuhan membeli furniture untuk menghiasi rumah baru.

Baca Juga:  Rentfix Properti Online Fair, Tempat Kaum Milenial Cari Properti Idaman

3. Kurangi pengeluaran, seperti jajan kuliner kekinian

Saat ini banyak sekali kuliner kekinian, mulai dari ayam geprek, minuman boba, kopi, hingga kue-kue yang sedang hits yang bakal menggoda iman untuk membelinya.

Jika Anda sering jajan kuliner tersebut, coba hitung berapa kali Anda jajan atau berapa kali nongkrong di kedai kopi? Yakin deh, Anda pasti kaget melihat jumlah pengeluarannya.

Minuman Boba
Minuman Xi Boba. Gambar: Doc. Instagram/@xiboba.indonesia

Tentu tidak ada larangan untuk Anda jajan boba atau nongkrong di kedai kopi / cafe, tapi pastikan itu sesuai dengan kemampuan keuangan Anda. Contoh, jajan atau nongkrong bisa 1 kali dalam

seminggu. Atau Anda bisa mencari promo, diskon atau cashback sebelum jajan, ini lebih akan membantu dalam menghemat pengeluaran.

Baca Juga: Inspirasi Hunian Nyaman Dengan Harga Hemat

4. Pakai jurus “Hapsari”

Metode “Hapsari” atau Hanya Perlu Selembar Sehari ini merupakan metode yang diperkenalkan oleh Prita Ghozie, seorang financial planner ternama di Indonesia.

Jurus Hapsari
Hapsari atau “Hanya Perlu Selembar Aja Sehari”. Gambar: Doc. Instagram/@zapfinance

Metode ini bisa dibilang menabung secara rutin dengan nominal yang sama setiap harinya. Misalnya saja, Anda menabung 50ribu/hari. Jika ditotal dalam 1 bulan, uang yang terkumpul sebesar Rp 1,5 juta atau Rp 18juta untuk kurun waktu 1 tahun. Uang yang terkumpul ini bisa dijadikan

modal sebagai uang DP. Cobalah buat target untuk mengumpulkan minimal 5 tahun dan uang akan terkumpul Rp 90juta dalam lima tahun.

Untuk menghindari inflasi, uang yang sudah terkumpul dalam kurun 1 tahun bisa diinvestasikan. Bisa melalui deposito, reksa dana, obligasi atahpun saham. Namun pastikan Anda mempelajari jenis-jenis investasi sehingga tidak akan terpengaruhi dengan investasi bodong yang menawarkan return tinggi.

Baca Juga: Synthesis Homes Tawarkan Fully-Furnished Smart Home

Itulah 4 cara yang bisa Anda lakukan untuk bisa membeli rumah meski penghasilan bulanan hanya 5 juta per bulannya. Semangat ya!

Baca Juga:  Klaster Lyndon di Navapark BSD City Resmi Diluncurkan

Bagikan

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top