5 Cara Memilih KOL yang Tepat dan Sesuai Bisnis Kamu

Cara memilih KOL yang tepat bukan cuma melihat jumlah followers dan engagement saja. Ketahui hal-hal lain yang harus kamu pertimbangkan

0
143
cara memilih kol yang tepat
(Gambar: Ideworks)

Satu di antara banyaknya strategi marketing terbaik saat ini adalah dengan menggunakan KOL. Cara memilih KOL yang tepat yakni menyesuaikan produk dengan KOL agent yang dipilih.

Pasalnya KOL harus merepresentasikan dari produk atau jasa yang ditawarkan. Sebagai pemilik bisnis, bisa dikatakan KOL adalah penyambung lidah antara kamu dengan konsumen. KOL memiliki kemampuan dan keahlian agar pendapatnya didengar banyak orang.

Dengan keahlian dan kemampuan tersebut menjadi nilai tambah untuk meningkatkan brand awareness sekaligus target penjualan. Mari simak penjelasan selengkapnya pada artikel ini tentang bagaimana cara memilih KOL yang tepat.

Cara Memilih KOL yang Tepat

Key Opinion Leader atau KOL adalah orang atau tokoh dengan kemampuan dan keahlian tertentu sehingga pendapatnya bisa dipertimbangkan dan dipercaya masyarakat luas sampai memengaruhi keputusan mereka untuk membeli dan menggunakan produk atau jasa tertentu.

KOL menggunakan platform mereka di media sosial, membuat konten yang relevan dengan produk tersebut untuk memengaruhi pengikutnya agar menggunakan atau mengonsumsi produknya.

Apakah menentukan KOL hanya sebatas dengan jumlah pengikutnya saja? Berikut ini cara memilih KOL yang tepat sebagai representasi produk yang kamu jual kepada konsumen.

1. Identifikasi Target Audiens

Sebelum mencari tahu KOL seperti apa yang kamu butuhkan, alangkah lebih bijaksananya bila sudah mengidentifikasi target audiens dan pasar dari bisnismu saat ini. Lengkapi hasil identifikasi target audiens tersebut dengan hasil riset persona buyer. Tujuannya supaya kamu lebih mengenal karakteristik dari target audiens tersebut. Hasil identifikasi target audiens akan membantu kamu menentukan KOL seperti apa yang akan membantu mempromosikan produk.

2. Lakukan Riset secara Menyeluruh dari List KOL yang Sudah Ada

Umumnya tim marketing akan menyusun daftar list KOL berdasarkan jumlah followers dan engagement yang terlihat dari akun media sosial milik KOL tersebut. Dari data KOL yang sudah kamu terima, lakukan riset lagi secara menyeluruh tentang kemampuan dan keahlian masing-masing KOL.

Cari tahu background pendidikan, keahlian dan kemampuan KOL tersebut apakah sudah sesuai untuk merepresentasikan produk. Termasuk cara KOL tersebut membuat konten atau memperkenalkan produk kepada pengikutnya.

3. Relevansi Brand dengan KOL

Melanjutkan langkah sebelumnya di mana kamu harus melakukan riset terkait background pendidikan atau keahlian. Dengan mengetahui hal-hal di atas, akan mempermudah kamu mengetahui fokus konten yang dibuat KOL tersebut.

Kemudian pertimbangkan dengan keterkaitan atau kecocokan brand dengan konsep konten KOL tersebut. Misalnya saja brand body lotion. Nggak melulu kamu menggunakan brand visual wanita dengan kulit putih. Kamu bisa menggunakan brand visual pria yang memiliki ketertarikan khusus untuk menjaga dan merawat tubuh.

4. Jumlah Followers

Setelah mengklasifikasi KOL berdasarkan kemampuan dan keahliannya tersebut, baru kamu bisa melihat jumlah pengikut atau followers. Tak dipungkiri, semakin besar jumlah followers semakin bagus. Itu berarti peluang konten marketing tersebut akan dilihat orang banyak semakin besar.

Akan ada lebih banyak pengikut dari KOL tersebut yang menerima atau bahkan terpengaruh dari pesan yang disampaikan KOL.

Akan tetapi, kamu tetap perlu waspada dengan fake followers. Demi meraup keuntungan pribadi, beberapa KOL mungkin saja mendapatkan jumlah followers dengan cara membeli fake account. Bila hal ini yang terjadi, maka sulit untuk mengetahui angka pasti jumlah pengikut KOL itu yang akan melihat dan terpengaruh.

5. Jumlah Engagement

Langkah selanjutnya yaitu memperhatikan jumlah engagement dari setiap konten yang di-publish di media sosial milik KOL. Sekalipun jumlah followers banyak, namun mungkin saja jumlah engagement kontennya rendah. Melihat jumlah engagement juga membantu kamu untuk mengetahi apakah followers yang dimiliki KOL adalah fake followers atau tidak.

Itulah cara memilih KOL yang tepat dan sesuai dengan brand produk atau bisnis. Melihat jumlah followers dan engagement memang penting karena dengan angka yang pasti, kamu bisa mendapatkan hasil lebih akurat untuk menetapkan target marketing.

Akan tetapi, kesesuaian dan relevansi KOL dengan produk tetap harus diperhatikan supaya brand image produk kamu lebih melekat di dalam ingatan konsumen. Langkah ini cukup efektif untuk mendatangkan target pasar baru sekaligus meningkatkan loyalitas pelanggan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.