You are here
Home > Gaya Hidup >

7 Tips Menjaga Kebersihan Dapur yang Wajib Dilakukan, Apa Saja?

Menjaga kebersihan dapur

Dalam kondisi apa pun, menjaga kebersihan rumah adalah hal yang wajib untuk dilakukan. Tentu saja dengan tujuan untuk menjaga kebersihan rumah agar bebas dari kotoran. Namun seringkali orang menyepelekan untuk membersihkan bagian dapur, padahal ini adalah area yang paling penting karena digunakan untuk mengolah berbagai macam makanan yang dikonsumsi, lho. Simak yuk tips menjaga kebersihan dapur berikut ini.

Pentingnya menjaga kebersihan dapur

Menjaga kebersihan dapur
Pentingnya menjaga kebersihan dapur. (Gambar: http://pexels.com)

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh NSF International, dapur, terutama bagian wastafel dan tempat cuci piring, adalah tempat terkotor yang ada di rumah. Bakteri dan kuman lainnya dapat berkumpul di spons cuci piring, lap dapur, hingga wastafel.

Bakteri seperti Salmonella, E. coli, hingga ratusan jenis kuman yang bisa menghinggapi dapur. Fakta ini tentunya merupakan hal yang perlu jadi perhatian. Pasalnya, dapur adalah tempat di mana kamu mengolah dan memasak makanan yang nantinya disajikan untuk seluruh orang di rumah.

Jika makanan yang disajikan terkontaminasi kuman dari dapur yang kotor, hal tersebut berisiko mengakibatkan berbagai penyakit pencernaan, bahkan penyakit infeksi. Oleh karena itu, demi terjaganya kesehatan anggota keluarga, memastikan kebersihan dapur adalah hal yang harus diprioritaskan.

Cara menjaga kebersihan dapur di rumah

Membersihkan dapur dengan baik dan benar tidak sulit untuk dipraktikkan, lho. Bahkan, menjaga kebersihan dapur sama secara tidak langsung membantu menjaga kebersihan diri sendiri dan menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Kamu bisa mengikuti langkah-langkah sederhana di bawah ini untuk membersihkan dapur yang kotor seperti dilansir dari laman Hello Sehat:

1. Pastikan untuk selalu cuci peralatan dapur setelah digunakan

Menjaga kebersihan dapur
Mencuci seluruh peralatan masak setelah digunakan. (Gambar: http://pixabay.com)

Jika sudah selesai memasak, ada baiknya peralatan dapur yang digunakan tidak dibiarkan terlalu lama tanpa dicuci. Segera cuci peralatan dapur begitu selesai menggunakannya, baik itu wajan, panci, talenan, maupun membersihkan kompor gas.

Hal ini penting untuk menghindari kuman bersarang di permukaan peralatan masak. Gunakan sabun cuci piring dan air mengalir untuk mencuci seluruh peralatan memasak. Bila perlu, cari produk pembersih yang memiliki kandungan antibakteri. Selain menjaga kebersihan dapur, mencuci peralatan masak begitu selesai dipakai dapat membantu mencegah timbulnya kerak yang membandel.

2. Ganti spons cuci piring secara berkala

Menjaga kebersihan dapur
Ganti spons cuci piring berkala. (Gambar: http://pexels.com)

Selain menjaga kebersihan peralatan masak di dapur, kamu juga harus memperhatikan kondisi spons yang dipakai untuk mencuci piring. Spons cuci piring mengangkat berbagai macam kotoran dari cucian setiap hari sehingga membuatnya rentan menjadi sarang perkembangan kuman.

Belum lagi kondisi spons yang basah atau lembap sehingga menjadikannya ideal sebagai tempat tinggal kuman. Ada baiknya mengganti spons cuci piring setiap 2 minggu sekali atau jika sudah melihat adanya perubahan tekstur dan warna spons.

3. Masak makanan hingga sepenuhnya matang

Tahukah kamu bahwa makanan yang tidak dimasak hingga matang berisiko menjadi sarana penularan penyakit?

Berbagai jenis mikroorganisme dapat tertinggal di daging, telur, hingga sayur yang kurang matang. Akibatnya, kamu bisa saja mengalami keracunan makanan atau gangguan kesehatan lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya masaklah makanan hingga matang sepenuhnya. Sementara untuk sayur dan buah, cucilah hingga benar-benar bersih sebelum dimasak.

4. Buang sampah secara rutin

menjaga kebersihan dapur
Buah sampan secara rutin. (Gambar: http://pexels.com)

Kebersihan dapur juga ditentukan dari kondisi tempat sampahnya. Usahakan untuk meletakkan tempat sampah yang dilengkapi dengan penutup. Tak hanya mencegah bau tak sedap di dapur, hal ini juga membantu mengurangi risiko penyebaran penyakit dari tempat sampah. Selain itu, buanglah sampah dari dapur setiap hari. Hindari membiarkan sampah menumpuk hingga berhari-hari di dapur, ya. 

5. Rutin membersihkan meja dan lantai dapur

Ketika membicarakan kebersihan dapur, kamu juga tak boleh melupakan kebersihan meja dan lantainya, lho. Gunakan cairan pembersih dan lap untuk membersihkan sisa-sisa kotoran dan makanan yang ada di permukaan meja.

Bila memungkinkan, pilih cairan pembersih yang mengandung disinfektan. Hal yang sama juga berlaku pada lantai dapur. Pastikan rajin menyapu dan mengepel lantai dapur hingga bersih tuntas.

6. Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah masak di dapur

Menjaga kebersihan dapur
Biasakan untuk selalu mencuci tangan. (Gambar: http://pexels.com)

Saat mulai beraktivitas di dapur, ingatlah untuk cuci tangan dengan air dan sabun mengalir. Ini karena tidak dapat memastikan apa saja bakteri dan kuman yang mungkin hinggap di tangan. Dengan mencuci tangan yang benar, kamu akan mencegah kontaminasi kuman yang terbawa dari tangan sehingga kebersihan dapur tetap terjaga. Mencuci tangan juga harus dilakukan setiap kali selesai menggunakan dapur.

7. Bersihkan seluruh bagian kulkas

Kapan terakhir kali membersihkan kulkas? Tempat penyimpanan bahan makanan yang satu ini juga rentan jadi tempat tinggal bakteri dan kuman, lho. Setelah kulkas selesai dibersihkan, kamu juga harus memperhatikan cara menyimpan makanan di dalamnya.

Sebagai contoh, daging harus diletakkan di freezer, atau pilih makanan apa saja yang sebaiknya disimpan di wadah kedap udara. Itulah beberapa tips memelihara kebersihan dapur dengan mudah. Jadi pastikan mulai sekarang untuk menerapkan kebiasaan membersihkan dapur dari sekarang agar kesehatan dan keluarga senantiasa terjaga.

Baca juga: Ampuh dan Cepat, Ini 6 Cara Mengatasi Mata Sembap Setelah Menangis

Arianti
I am content writer who has an interest in lifestyle news.

Leave a Reply

Top