SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Thursday, May 23, 2024
spot_imgspot_img
HomeGaya Hidup8 Ciri-ciri Dajjal Menurut Hadist Rasulullah yang Harus Kita Ketahui

8 Ciri-ciri Dajjal Menurut Hadist Rasulullah yang Harus Kita Ketahui

MediaGo – Sebagai umat islam yang beriman, kita harus percaya bahwa hari kiamat itu akan tiba. Walaupun kita tidak tahu kapan akan terjadi, tapi Allah SWT telah memberikan tanda-tanda bila hari akhir tersebut sudah dekat. Salah satunya ialah munculnya Dajjal yang akan menghasut semua umat muslim untuk menjadi pengikutnya.

Namun, jika kita termasuk golongan orang yang beriman, InsyaAllah kita akan dilindungi dari fitnah dajjal yang bisa mengkafirkan siapa saja tersebut.

Berikut Ciri-ciri Dajjal Menurut Hadist Rasulullah

Dajjal
Google Picture

Dalam Al-Qur’an sendiri di kisahkan, pada akhir zaman nanti, dunia akan dikuasai oleh Dajjal dan ia akan memurtadkan orang-orang yang lemah imannya dengan kekuatan fitnah besar yang ia miliki. Seperti mendatangkan air hujan dengan cepat dikala kekeringan yang luar biasa, dan lain sebagainya.

Untuk menghindari fitnah dajjal di akhir zaman, ada beberapa ciri dajjal yang harus kita pelajari berdasarkan hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari tafsir Ibnu Katsir berikut ini.

1. Sosoknya Menyerupai Pemuda Berambut Keriting dan Bermata Satu

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menjelaskan secara terperinci gambaran mengenai sosok dajjal yakni menyerupai pemuda berambut Keriting dan bermata satu yang menonjol.

Berikut adalah hadist-nya:

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ، حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ جَابِرٍ الطَّائِيُّ -قَاضِي حِمْصَ-حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ جُبَير بْنِ نُفَير الْحَضْرَمِيُّ، عَنِ أَبِيهِ، أَنَّهُ سَمِعَ النَّوّاس بْنَ سمْعانَ الْكِلَابِيَّ قَالَ: ذَكَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الدَّجَّالَ ذَاتَ غَداة، فخَفَض فِيهِ ورَفَع، حَتَّى ظَنَنَّاهُ فِي طَائِفَةِ النَّخْلِ، [فَلَمَّا رُحْنَا إِلَيْهِ عَرَفَ ذَلِكَ فِي وُجُوهِنَا، فَسَأَلْنَاهُ فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، ذَكَرْتَ الدَّجَّالَ الْغَدَاةَ، فَخَفَّضْتَ فِيهِ وَرَفَّعْتَ حَتَّى ظَنَنَّاهُ فِي طَائِفَةِ النَّخْلِ]. فَقَالَ: “غَيْرُ الدَّجَّالِ أخْوَفُني عَلَيْكُمْ، فَإِنْ يَخْرُجْ وَأَنَا فِيكُمْ فَأَنَا حَجِيجُه دُونَكُمْ، وَإِنْ يَخْرُجْ وَلَسْتُ فِيكُمْ فَامْرُؤٌ حَجِيجُ نَفْسِهِ، وَاللَّهُ خَلِيفَتِي عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ: إنه شاب جَعْدُ قَطَط عينه طَافِيَةٌ، وَإِنَّهُ يَخْرُجُ خَلَةَ بَيْنَ الشَّامِ وَالْعِرَاقِ، فَعَاثَ يَمِينًا وَشِمَالًا يَا عِبَادَ اللَّهِ اثْبُتُوا”

Artinya: Nabi SAW bersabda, “Bukan Dajjal yang aku khawatirkan akan memudaratkan kalian. Karena jika Dajjal muncul, sedangkan aku masih berada di antara kalian, maka akulah yang akan menghadapinya, bukan kalian. Jika dia muncul, sedangkan saya tidak lagi berada di antara kalian, maka setiap orang muslim wajib membela dirinya, dan Allah-lah yang menjaga setiap orang muslim sepeninggalku. Sesungguhnya Dajjal adalah seorang yang berusia muda, berambut keriting, dengan bola mata yang menonjol. Dan sesungguhnya pasukan berkudanya memenuhi kawasan antara negeri Syam dan Irak, lalu menyebar ke segala penjuru. Hai hamba-hamba Allah, berpendirian teguhlah kalian.” (HR Ibnu Majah)

2. Akan Menguasai Bumi Selama 40 Hari

Diriwayatkan, pada akhir zaman nanti, Dajjal akan menguasai bumi selama 40 hari lamanya. Namun 40 hari ini tidak seperti 40 hari pada biasanya. Akan ada satu hari yang rasanya seperti satu tahun, satu hari yang rasanya seperti satu bulan, dan satu hari yang rasanya satu minggu.

Hal tersebut sesuai dengan hadis Rasulullah SAW:

يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا لُبْثُهُ فِي الْأَرْضِ؟ قَالَ: “أَرْبَعِينَ يَوْمًا، يَوْمٌ كَسَنَةٍ، وَيَوْمٌ كَشَهْرٍ، وَيَوْمٌ كَجُمُعَةٍ، وَسَائِرُ أَيَّامِهِ كَأَيَّامِكُمْ

Rasulullah SAW menjawab, “Empat puluh hari; sehari ada yang lamanya sama dengan satu tahun, sehari ada yang lamanya sama dengan satu bulan, sehari ada yang lamanya sama dengan satu minggu, sedangkan hari-hari lainnya sama dengan hari-hari kalian sekarang ini.”

3. Bisa Menurunkan Hujan

Salah satu fitnah dajjal yang akan ditunjukkan di akhir zaman nanti adalah menurunkan hujan dikala kekeringan yang luar biasa. Fitnah ini sesuai dalam hadis yang dikatakan Rasulullah SAW:

فَيَأْتِى عَلَى الْقَوْمِ فَيَدْعُوهُمْ فَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَجِيبُونَ لَهُ فَيَأْمُرُ السَّمَاءَ فَتُمْطِرُ وَالأَرْضَ فَتُنْبِتُ فَتَرُوحُ عَلَيْهِمْ سَارِحَتُهُمْ أَطْوَلَ مَا كَانَتْ ذُرًا وَأَسْبَغَهُ ضُرُوعًا وَأَمَدَّهُ خَوَاصِرَ ثُمَّ يَأْتِى الْقَوْمَ فَيَدْعُوهُمْ فَيَرُدُّونَ عَلَيْهِ قَوْلَهُ فَيَنْصَرِفُ عَنْهُمْ فَيُصْبِحُونَ مُمْحِلِينَ لَيْسَ بِأَيْدِيهِمْ شَىْءٌ مِنْ أَمْوَالِهِمْ وَيَمُرُّ بِالْخَرِبَةِ فَيَقُولُ لَهَا أَخْرِجِى كُنُوزَكِ. فَتَتْبَعُهُ كُنُوزُهَا كَيَعَاسِيبِ النَّحْلِ

Artinya: “Ia mendatangi kaum dan menyeru mereka, mereka menerimanya. Ia memerintahkan langit agar menurunkan hujan, lalu langit menurunkan hujan. Ia memerintahkan bumi agar mengeluarkan tumbuh-tumbuhan, lalu bumi mengeluarkan tumbuh-tumbuhan. Lalu binatang ternak mereka pergi dengan punuk yang panjang, lambung yang lebar dan kantong susu yang berisi lalu kehancuran datang lalu ia berkata padanya: ‘Keluarkan harta simpananmu.’ Lalu harta simpanannya mengikutinya seperti lebah-lebah jantan.”

4. Mampu Menyuburkan Lahan yang Tandus

Ciri-ciri Dajjal menurut Rasulullah
Unsplash.com/Dan Meyers

Masih dalam hadis yang sama dengan poin sebelumnya, dajjal akan mampu menyuburkan tanah yang tandus. Tak hanya itu, dajjal pun dibuat seolah-olah berkelimpahan. Ia akan mengabulkan permintaan seperti harta benda. Hal ini sesuai dengan hadis Rasulullah SAW yag artinya berikut ini.

“Ia memerintahkan bumi agar mengeluarkan tumbuh-tumbuhan, lalu bumi mengeluarkan tumbuh-tumbuhan. Lalu binatang ternak mereka pergi dengan punuk yang panjang, lambung yang lebar dan kantong susu yang berisi lalu kehancuran datang lalu ia berkata padanya: ‘Keluarkan harta simpananmu.’ Lalu harta simpanannya mengikutinya seperti lebah-lebah jantan.”

5. Bisa Menghidupkan Orang Mati

Ciri-ciri fitnah dajjal selanjutnya adalah ia mampu menghidupkan orang yang sudah mati.

Hal ini sesuai dengan riwayat Nabi Muhammad SAW berikut ini.

يَأْتِى الدَّجَّالُ وَهُوَ مُحَرَّمٌ عَلَيْهِ أَنْ يَدْخُلَ نِقَابَ الْمَدِينَةِ ، فَيَنْزِلُ بَعْضَ السِّبَاخِ الَّتِى تَلِى الْمَدِينَةَ ، فَيَخْرُجُ إِلَيْهِ يَوْمَئِذٍ رَجُلٌ وَهْوَ خَيْرُ النَّاسِ أَوْ مِنْ خِيَارِ النَّاسِ ، فَيَقُولُ أَشْهَدُ أَنَّكَ الدَّجَّالُ الَّذِى حَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – حَدِيثَهُ ، فَيَقُولُ الدَّجَّالُ أَرَأَيْتُمْ إِنْ قَتَلْتُ هَذَا ثُمَّ أَحْيَيْتُهُ ، هَلْ تَشُكُّونَ فِى الأَمْرِ فَيَقُولُونَ لاَ . فَيَقْتُلُهُ ثُمَّ يُحْيِيهِ فَيَقُولُ وَاللَّهِ مَا كُنْتُ فِيكَ أَشَدَّ بَصِيرَةً مِنِّى الْيَوْمَ . فَيُرِيدُ الدَّجَّالُ أَنْ يَقْتُلَهُ فَلاَ يُسَلَّطُ عَلَيْهِ

Artinya: “Dajjal datang dan diharamkan masuk jalan Madinah. Lantas ia singgah di lokasi yang tak ada tetumbuhan dekat Madinah. Kemudian ada seseorang yang mendatanginya yang ia adalah sebaik-baik manusia atau di antara manusia terbaik, dia berkata, ‘Saya bersaksi bahwa engkau adalah Dajjal yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah ceritakan kepada kami.’ Kemudian Dajjal mengatakan, ‘Apa pendapat kalian jika aku membunuh orang ini lantas aku menghidupkannya, apakah kalian masih ragu terhadap perkara ini?’ Mereka menjawab, ‘Tidak’. Maka Dajjal membunuh orang tersebut kemudian menghidupkannya, namun orang tersebut tiba-tiba mengatakan, ‘Ketahuilah bahwa hari ini, kewaspadaanku terhadap diriku tidak sebesar kewaspadaanku terhadapmu!’ Lantas Dajjal ingin membunuh orang itu, namun ia tak bisa lagi menguasainya.”

6. Dajjal Membawa Air dan Api di Tangannya

Fitnah yang akan disebar oleh dajjal berikutnya adalah ia akan membawa air dan api bersamanya. Air yang berada ditangan kanan sebenarnya adalah api dan api yang ditawarkan dajjal pada lengan kiri adalah air. Hal ini sesuai dengan hadis Rasulullah SAW berikut.

إِنَّ مَعَهُ مَاءً وَنَارًا فَنَارُهُ مَاءٌ بَارِدٌ وَمَاؤُهُ نَارٌ فَلاَ تَهْلِكُوا

Artinya: “Sesungguhnya bersamanya ada air dan api, apanya adalah air dingin dan airnya adalah api, karena itu janganlah kalian binasa.”

Dalam hadits lainnya, Nabi Muhammad SAW juga bersabda:

لأَنَا أَعْلَمُ بِمَا مَعَ الدَّجَّالِ مِنْهُ مَعَهُ نَهْرَانِ يَجْرِيَانِ أَحَدُهُمَا رَأْىَ الْعَيْنِ مَاءٌ أَبْيَضُ وَالآخَرُ رَأْىَ الْعَيْنِ نَارٌ تَأَجَّجُ فَإِمَّا أَدْرَكَنَّ أَحَدٌ فَلْيَأْتِ النَّهْرَ الَّذِى يَرَاهُ نَارًا وَلْيُغَمِّضْ ثُمَّ لْيُطَأْطِئْ رَأْسَهُ فَيَشْرَبَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مَاءٌ بَارِدٌ وَإِنَّ الدَّجَّالَ مَمْسُوحُ الْعَيْنِ عَلَيْهَا ظَفَرَةٌ غَلِيظَةٌ مَكْتُوبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ كَافِرٌ يَقْرَؤُهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ كَاتِبٍ وَغَيْرِ كَاتِبٍ

Artinya: “Sungguh aku tahu apa yang ada bersama Dajjal, bersamanya ada dua sungai yang mengalir. Salah satunya secara kasat mata berupa air putih dan yang lainnya secara kasat mata berupa api yang bergejolak. Bila ada yang menjumpainya, hendaklah mendatangi surga yang ia lihat berupa api dan hendaklah menutup mata, kemudian hendaklah menundukkan kepala lalu meminumnya karena sesungguhnya itu adalah air dingin.”

7. Mata Kanan Tertutupi Oleh Lapisan Dagingnya yang Atas

Ciri fisik dajjal dapat terlihat dari matanya. Dajjal memiliki mata kanan yang tertutupi oleh lapisan dagingnya yang atas meleleh menutupi mata. Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Rasulullah SAW berikut.

عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ ذُكِرَ الدَّجَّالُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ لَا يَخْفَى عَلَيْكُمْ إِنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِأَعْوَرَ وَأَشَارَ بِيَدِهِ إِلَى عَيْنِهِ وَإِنَّ الْمَسِيحَ الدَّجَّالَ أَعْوَرُ الْعَيْنِ الْيُمْنَى كَأَنَّ عَيْنَهُ عِنَبَةٌ طَافِيَةٌ

Artinya: Dari NafidariAbdullah berkata, “Dajjal disebut-sebut di sisi Nabi shallallahu alaihi wasallam, lantas beliau berkomentar" Allah tidak samar bagi kalian, Allah tidak buta sebelah -sambil beliau mendemontrasikan dengan tangannya ke matanya- `dan bahwasanya Al Masih Addajjal buta sebelah kanan, seolah-olah matanya anggur yang menjorok.” (HR. Bukhari) [No. 7407 Fathul Bari] Shahih.

8. Dajjal Tidak Bisa Masuk Ke Mekkah dan Madinah

Yang terakhir, diceritakan dajjal akan mengelilingi dunia. Namun, ada dua tempat yang tak mampu dimasuki oleh dirinya, yakni Mekkah dan Madinah. Sebab, dua kota tersebut dijaga oleh para malaikat. Seperti yang dikatakan hadis berikut:

لَيْسَ مِنْ بَلَدٍ إِلاَّ سَيَطَؤُهُ الدَّجَّالُ ، إِلاَّ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةَ ، لَيْسَ لَهُ مِنْ نِقَابِهَا نَقْبٌ إِلاَّ عَلَيْهِ الْمَلاَئِكَةُ صَافِّينَ ، يَحْرُسُونَهَا ، ثُمَّ تَرْجُفُ الْمَدِينَةُ بِأَهْلِهَا ثَلاَثَ رَجَفَاتٍ ، فَيُخْرِجُ اللَّهُ كُلَّ كَافِرٍ وَمُنَافِقٍ

Artinya: “Tidak ada suatu negeri pun yang tidak akan dimasuki Dajjal kecuali Makkah dan Madinah, karena tidak ada satu pintu masuk pun dari pintu-pintu gerbangnya kecuali ada para malaikat yang berbaris menjaganya. Kemudian Madinah akan berguncang sebanyak tiga kali, sehingga Allah mengeluarkan orang-orang kafir dan munafik daripadanya.”

Itulah tadi beberapa ciri dajjal menurut hadist Rasulullah SAW yang harus kita pelajari agar bisa terhindar dari fitnah-fitnah kejam yang mengerikan. Semoga kita menjadi salah satu umat yang terlindung dari fitnah dajjal, Aamiin.

CopyAMP code
Syalfa Zahra
Syalfa Zahra
Seorang SEO content writter pemula yang terus belajar dalam mengasah kemampuannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular