You are here
Home > Gaya Hidup >

Citra Kirana Terlihat Tirus di Foto Ini, Kenapa Ya?

citra kirana tirus
Bagikan

MediaGo – Baru-baru ini nama Citra Kirana menjadi perbincangan netizen. Pasalnya, saat hamil anak pertama berat badannya sempat naik drastis hingga 31 Kg. Usai melahirkan pada 28 Agustus 2020 lalu, ia pun mulai diet. Perjuangannya pun membuahkan hasil. Seperti apa kira-kira penampilan terbarunya?

Penampilan Baru Citra Kirana

Citra Kirana kali ini membagikan penampilan terbarunya dalam Instagram pribadi miliknya. Dalam foto itu, ia terlihat lebih tirus. Ia mengatakan berat badannya memang sudah turun 22 kilogram. Ia pun senang karena usaha dalam menurunkan berat badannya tidak sia-sia.

“Sudah turun 22kg happy bgt udah agak tirusan lagii sekarang tinggal 9kg lg nih untuk balik ke bb normal akuu…bissaaalaaahh yaaa kudu semangaatt,” tulisnya dalam Instagram miliknya.

“Hebaaaattt,” puji Ryana Dea.

“Cantik banget kakak Ciki,” kata warganet.

“Cemungutt mama Athar,” ungkap yang lain.

Citra Kirana dan Rezky Aditya menikah pada 1 Desember 2019. Kini pasangan itu dikaruniai satu orang anak yang diberi nama Keene Atharrazka Adhitya.

Kini sang buah hati pun tumbuh dengan sehat dan juga banyak membuat orang menjadi penggemarnya. Citra Kirana dan Rezky Aditya pun kerap membagikan perkembangan Keene Atharrazka Adhitya atau yang akrab dipanggil Athar itu lewat media sosialnya.

Belum lama ini Citra Kirana menjadi perbincangan publik lantaran foto rekayasa tanpa busananya beredar di media sosial. Foto pesinetron berhijab itu, di-edit oknum jahat yang kemudian menyebarkannya di media sosial Twitter.

Unggahan itu langsung membuat banyak orang kaget. Banyak orang seketika langsung memberikan hujatan kepada sang pelaku karena sudah melakukan tindakan yang tidak terpuji itu.

Tips Diet setelah Melahirkan

Setelah melahirkan, salah satu masalah yang kerap dikeluhkan oleh para Mama baru pastinya adalah berat badan yang sulit turun kembali.

Baca Juga:  Rezky Aditya Tak Akui Anak dari Perempuan Ini

Tak jarang masalah berat badan pun bisa membuat Mama stress, terutama saat Mama sedang berjuang untuk menyesuaikan diri menjalani peran baru sebagai ibu.

Beberapa pendapat menyebutkan bahwa diet ekstrem sebaiknya tidak dilakukan karena dikhawatirkan bisa memengaruhi produksi ASI. Nah, lantas bagaimana tips diet yang aman dan efektif untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan?

1. Tidur dan istirahat cukup

Meski mungkin sulit bagi ibu baru untuk bisa tidur cukup, tapi sebisa mungkin jika ada kesempatan manfaatkan untuk beristirahat ya, Ma. Kurang tidur pada dasarnya bisa menjadi salah satu penyebab berat badan sulit turun.

Dalam sebuah penelitian, ibu baru yang tidur 5 jam atau kurang cenderung sulit turun berat badan dibandingkan dengan mereka yang tidur 7 jam per hari.

citra kirana tirus
tempo.co

Faktanya, saat tubuh sedang lelah akan ada pelepasan kortisol dan hormon stres lainnya yang dapat meningkatkan berat badan. Sering begadang dan kurang tidur juga membuat Mama cenderung ingin makan makanan yang kurang sehat. Misalnya seperti makanan bergula atau bergaram tinggi. Bahkan keinginan untuk olahraga pun akan menurun ketika tubuh sedang kelelahan.

Jangan ragu meminta bantuan Papa atau anggota keluarga lain untuk menjaga si Kecil, sementara Mama beristirahat sejenak di siang hari, ya!

2. Atur pola makan dan hitung kalori

Dikutip dari Healthline, menghitung kalori dapat membantu Mama mengetahui berapa banyak porsi yang dibutuhkan oleh tubuh. Menghitung kalori yang dibutuhkan dan dikonsumsi membuat Mama bisa mengatur pola makan lebih mudah.

Selain itu, menghitung kalori juga membantu Mama mengurangi porsi makan berlebihan dan Mama bisa memilih makanan yang lebih sehat.

Dengan demikian, kombinasi proses ini pada akhirnya dapat membantu mempermudah proses penurunan berat badan.

3. Menyusui

Dikutip dari Web MD, menyusui juga dapat membantu menurunkan berat badan. Beberapa penelitian menemukan bahwa menyusui secara eksklusif dapat membantu Mama lebih mudah kembali ke berat badan semula.

Baca Juga:  Lagi Kritis, Gary Iskak Kena Kanker Hati Akut

Tentunya hal ini jika dibarengi dengan pola makan tepat dan olahraga teratur.

Di balik manfaat tersebut, menyusui juga memberikan manfaat lainnya bagi kesehatan tubuh Mama. Misalnya seperti meningkatkan kekebalan tubuh.

4. Makan Makanan Tinggi Serat

Untuk makanan sehari-hari, jangan lupa memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat untuk membantu menurunkan berat badan. Makanan tinggi serat telah terbukti mampu membantu proses ini lho, Ma.

Sebagai contoh, sebuah penelitian terhadap 1.114 responden orang dewasa menemukan bahwa setiap 10 gram serat larut yang dimakan per hari menyumbang 3,7 persen pengurangan lemak perut selama periode lima tahun. Demikian dikutip dari jurnal National Center for Biotechnology Information, US National Library of Medicine.

citra kirana tirus
doktersehat.com

Serat juga dapat membantu Mama merasa kenyang lebih lama dengan memperlambat proses pencernaan dan mengurangi kadar hormon pemicu rasa lapar.

Beberapa contoh asupan kaya serat misalnya seperti jagung, buncis, kacang merah, alpukat, beras merah, sayur dan buah-buahan.

5. Cukup Minum Air Putih

Mencukupi minum air putih menjadi salah satu tips penting dalam proses menurunkan berat badan.

Minum cukup air putih dapat membantu membakar lebih banyak kalori pada tubuh, serta dapat membantu mengurangi nafsu makan dan asupan kalori.

Bagi Mama yang menyusui, tetap terhidrasi juga sangat penting untuk mengganti cairan yang hilang melalui produksi ASI, lho.

Cobalah untuk minum setidaknya 1-2 liter air putih per hari untuk membantu.

6. Perbanyak Konsumsi Protein Sehat

Selain serat, protein juga menjadi salah satu komponen yang tak boleh terlewatkan jika Mama ingin menurunkan berat badan setelah melahirkan.

Konsumsi cukup protein dalam diet dapat membantu meningkatkan metabolisme, mengurangi nafsu makan dan mengurangi asupan kalori berlebih.

Baca Juga:  Catat! 5 Serial Barat dan Film Netflix Tayang Bulan Juni

Studi menunjukkan bahwa protein memiliki efek termal yang lebih besar daripada nutrisi lain. Itu berarti tubuh menggunakan lebih banyak energi untuk mencerna protein daripada jenis nutrisi lain, sehingga menghasilkan lebih banyak kalori yang terbakar.

Protein juga mampu menekan nafsu makan dengan menyeimbangkan hormon dalam tubuh.

Studi dalam PubMed Central menyebutkan bahwa orang yang menerapkan pola makan 30 persen protein mengonsumsi lebih sedikit 441 kalori per hari dibandingkan dengan pola makan dengan lebih sedikit protein.

Sumber sehat protein termasuk di antaranya daging tanpa lemak, telur, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian dan susu.

7. Jangan Lupakan Olahraga Rutin

Selain, mengatur pola makan, olahraga juga tak boleh dilupakan ya, Ma. Beberapa jenis olahraga kardio seperti jalan kaki, joging, berlari, bersepeda, dan interval training dapat membantu Mama membakar kalori lebih banyak dan memiliki banyak manfaat kesehatan lainnya.

Termasuk seperti menjaga kesehatan jantung, mengurangi risiko dan tingkat keparahan diabetes, serta mengurangi risiko beberapa jenis kanker.

Olahraga teratur dan mengatur pola makan yang tepat pun dapat membantu mempercepat proses penurunan berat badan, Ma.

citra kirana tirus
kompas.com

Penelitian menunjukkan bahwa rutinitas dari olahraga memegang peranan penting dalam efektivitasnya. Terutama pada membakar kalori dan menjaga kesehatan jantung.

Jadi, bahkan berjalan kaki saja sudah sangat membantu jika dilakukan secara teratur dan tepat.

Namun demikian, untuk olahraga setelah melahirkan Mama sebaiknya tetap berkonsultasi dulu dengan dokter, ya. Terutama jika Mama menjalani operasi caesar, di mana biasanya butuh waktu lebih lama di area panggul dan perut untuk pulih.

Olahraga setelah melahirkan mulai bisa dilakukan dengan aman bergantung pada cara persalinan, apakah ada komplikasi, serta bagaimana kondisi pemulihan Mama setelah persalinan.


Bagikan
Fitrianingsih
Hi, i love writing and love my job as content writer, editor, or copywriting.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top