Mediago.id- Desainer Italia ikonik, Giorgio Armani telah meninggalkan dunia pada hari Kamis, 09 September 2025 pada usia 91 tahun. Kabar kepergiannya langsung menjadi sorotan media internasional dan trending di berbagai platform media sosial.
Biografi Singkat
Lahir di Piacenza, Italia, pada tahun 1934, ambisi pertama Armani adalah berada dalam lingkungan kedokteran. Namun di waktu yang singkat, ia hanay mempelajari anatomi, dan segera meninggalkan gagasan mengenakan ‘jas putih’ beralih daya pikat pada dunia fashion.
Pada tahun 1960-an, ia telah memasuki dunia mode, mempertajam matanya untuk desain. Satu dekade kemudian, pada tahun 1975, Armani dan mitra bisnis Sergio Galeotti meluncurkan label Giorgio Armani, sebuah langkah yang akan mengubah cara pria dan wanita berpakaian.
Visi yang dibawa dan ditawarkan oleh Armani adalah menciptakan busana yang elegan, minimalis, dan dapat dipakai banyak orang tanpa kehilangan sentuhan kemewahan.
Giorgio belum menikah dan tidak pernah memiliki anak. Dia memiliki seorang adik perempuan, Rosanna, dua keponakan, Silvana dan Roberta, dan seorang keponakan, Andrea Camerana yang semuanya memegang posisi senior di merek fashion.
Pencapaian dan Pengaruh Global
Armani bukan hanya sekadar desainer, melainkan ikon yang mendefinisikan gaya hidup. Ia memperkenalkan konsep ready-to-wear luxury fashion yang memadukan kenyamanan dengan keanggunan.
Karyanya mendunia setelah busana rancangan Armani dikenakan oleh aktor Richard Gere dalam film American Gigolo (1980). Sejak itu, Armani menjadi pilihan utama para selebriti, atlet, dan tokoh berpengaruh di panggung internasional. Red carpet Oscar hingga Olimpiade, semua pernah menjadi panggung bagi karya Armani.
Julukan “King of Fashion”
Julukan King of Fashion bukan tanpa alasan. Armani dikenal sebagai desainer yang konsisten menjaga identitas desainnya: clean, sophisticated, dan elegan tanpa berlebihan. Ia berhasil menciptakan standar baru dalam berpakaian, terutama dengan jas pria yang menjadi simbol maskulinitas modern.
Armani juga sukses membawa nuansa Italian style ke panggung internasional, menjadikan Italia sebagai pusat mode dunia sejajar dengan Paris, New York, dan London.

Siapakah yang Mewariskan Harta Kekayaan Giorgio?
Mengutip dari data yang dilansir oleh Forbes, Giorgio Armani meninggalkan kekayaan yang berkisar dan mencapai angka sebanyak $12,1 miliar. Tak hanya itu, Giorgio memang masuk dalam daftar 200 miliarder di dunia. Kekayaan yang dimiliki yaitu pakaian, aksesoris, perabotan rumah tangga, parfum, kosmetik, buku, bunga, dan bahkan merek cokelat.
Selain hal-hal tersebut, kekayaan yang dimiliki oleh Desainer diantaranya adalah beberapa bar, klub, restoran, dan tim bola basketnya sendiri, Olympia Milano. Sejak 1998 Armani mendirikan lebih dari 20 restoran, dan 2 hotel yang didirikan di Dubai pada tahun 2009 disusul di Milan pada tahun 2010.
Di akhir hidupnya pada bulan Agustus 2025, Giorgio sudah memberi pernyataan jika yang akan menggantikan dirinya nanti adalah keluarganya sendiri. Dia mengindikasikan bahwa Pantaleo Leo Dell’Orco adalah kemungkinan penggantinya.
Curahan belasungkawa datang dari berbagai aktris, aktor, model dan desainer lainnya seperti Ralph Lauren. Dalam wawancaranya Ia mengakatan “Saya selalu memiliki rasa hormat dan kekaguman yang mendalam untuk Giorgio Armani, tidak hanya sebagai seorang desainer yang tidak pernah menyimpang dari visinya, tetapi juga sebagai pria yang sangat mencintai keluarga, teman, dan tanah airnya. Dia adalah ikon mode, tetapi dia memiliki kerendahan hati dan cinta hidup yang menginspirasi cara dia hidup dan bekerja. Dia menciptakan dunia yang akan mewarisi semua hal yang dia cintai.”
Meninggalnya Giorgio Armani, menandai akhir dari sebuah era. Namun pengaruhnya terutama melalui kreasi khasnya akan tetap abadi, dan terus hidup dalam setiap desain yang menginspirasi generasi berikutnya. Dunia boleh kehilangan sosok Armani, tapi semangat dan elegansinya juga akan selalu abadi.




