You are here
Home > Gaya Hidup > Hobi >

Harus Kamu Tahu! Ini 4 Gejala Keracunan Makanan Pada Kucing

Gejala keracunan makanan pada kucing
Bagikan

MediaGo – Punya kucing peliharaan yang pernah mengalami keracunan hingga tak terselamatkan? Yuk kenali beberapa gejala keracunan makanan pada kucing agar tidak terulang dan kucing kesayanganmu bisa tertolong.

Sebagai pemilik, kita harus peka dan ekstra waspada jika mulai ada sesuatu yang berbeda pada perilaku kucing. Hal ini akan sangat membantu agar kamu bisa segera membawanya ke dokter.

Gejala Keracunan Makanan Pada Kucing yang Harus Diketahui

kucing lucu
Harus diperhatikan gejala keracunan makanan pada kucing yang biasa terjadi / ruparupa.com

Tanda-tanda dan gejala keracunan pada kucing penting sekali untuk diketahui. Pasalnya, gejala yang biasa terjadi hampir sama dengan flu biasa.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut adalah 5 gejala keracunan pada kucing yang biasa terjadi dan harus kamu ketahui.

1. Muntah dan Diare

Gejala awal kucing mengalami keracunan makanan adalah Muntah dan Diare. Gejala ini sebenarnya sudah menunjukkan adanya hal yang tidak normal pada tubuh si kucing.

Jika kucing tiba-tiba menunjukkan tanda-tanda seperti diatas setelah makan makanan yang sama seperti biasanya, mungkin ada masalah.

Semakin cepat kamu memeriksakan kucingmu ke dokter hewan, maka akan semakin baik hasilnya.

2. Agitasi atau Letargi

Kamu pasti akan paham betul kepribadian dan perilaku kucing kesayanganmu. Jadi, jika kucingmu yang suka bermain tiba-tiba menjadi lesu, ini merupakan pertanda yang tidak baik. Kucing yang mengalami hal tersebut harus segera dibawa ke dokter hewan.

Letargi adalah tanda gagal ginjal pada kucing. Jika kucingmu menjadi sangat gelisah saat biasanya tenang, ia menunjukkan tanda-tanda kesakitan. Kucing akan berusaha memberitahumu dengan cara fisik karena tidak bisa diucapkan secara verbal.

3. Lemah dan Lesu

Gejala keracunan makanan pada kucing selanjutnya adalah lemah dan lesu. Kelemahan menjadi masalah serius. Racun tersebut bisa menyebabkan kerusakan parah pada ginjal yang mungkin tidak bisa dipulihkan saat ini.

Baca Juga:  8 Tanaman Hias Ini Jadi Trend Saat Pandemi Covid 19

Segeralah bawa ke dokter hewan. Jika ini dibiarkan, kerusakan organ akan bisa lebih parah dan terus berlanjut.

4. Air Liur Tidak Normal

Air liur yang banyak itu tidak normal untuk kucing. Hal ini bisa menjadi tanda kerusakan pada hati. Tremor dan kejang juga merupakan tanda kemungkinan kerusakan hati.

Kerusakan hati bukanlah efek keracunan makanan yang umum pada kucing, namun kerusakan terbesar terjadi pada ginjal.

Nah itulah beberapa gejala atau tanda-tanda kucing kesayanganmu mengalami keracunan makanan. Sebaiknya untuk selalu memperhatikan tingkah laku si kucing agar kamu bisa langsung bertindak sebelum semuanya terlambat. Semoga bermanfaat!


Bagikan
Rizky Aditya
Seorang SEO content writter pemula yang terus belajar dalam mengasah kemampuannya

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top