You are here
Home > Kecantikan >

6 Dampak Keramas Setiap Hari yang Perlu Kamu Waspadai

Dampak keramas setiap hari

Memiliki rambut yang sehat dan berkilau tentu menjadi dambaan banyak orang. Demi mendapatkannya, tentu kebersihan dan kesehatan rambut harus senantiasa dijaga. Salah satunya dengan rutin keramas. Namun, perlu juga kamu perhatikan bahwa ada beberapa dampak keramas setiap hari yang akan timbul pada kesehatan rambut. 

Dampak keramas setiap hari yang akan timbul pada kesehatan rambut

Dampak Keramas Setiap Hari
Dampak keramas setiap hari. (Gambar: http://ctvnews.ca)

Apakah boleh keramas setiap hari? Apa pengaruhnya bagi rambut serta kulit kepala? Memang benar bahwa rutin keramas bisa membantu menjaga kebersihan dan kesehatan rambut. Sebab, rambut memproduksi minyak atau sebum setiap hari.

Sebum sendiri merupakan lemak alami yang dihasilkan oleh kelenjar di kulit. Fungsinya untuk menjaga kulit kelapa dan rambut tetap lembap. Tetapi jika kamu saat ini punya kebiasaan keramas setiap hari, pertimbangkan lagi, ya. Pasalnya, ada beberapa dampak keramas setiap hari seperti dilansir dari laman Klikdokter

1. Rambut menjadi kering

Jika terlalu sering keramas, sebum yang merupakan lapisan minyak pada rambut dan juga kulit kepala bisa menurun. Efek keramas setiap hari ini menyebabkan rambut menjadi lebih kering.

2. Warna rambut lebih cepat pudar

Bagi kamu yang mewarnai rambut, terlebih dengan metode bleaching, tidak disarankan untuk keramas setiap hari. Kebiasaan tersebut akan membuat warna rambut lebih cepat memudar.

3. Membuat rambut jadi tampak lebih kusam

Efek keramas setiap hari ini juga berkaitan dengan sebum di rambut dan kulit kepala. Saat Anda berkeramas terlalu sering, jumlah sebum akan semakin menurun. Tak cuma menyebabkan rambut kering, minimnya sebum dapat membuat mahkota kepala lebih kusam.

4. Menimbulkan rambut yang bercabang

Dampak Keramas Setiap Hari
Rambut bercabang. (Gambar: http://klikdokter.com)

Efek keramas setiap hari tidak hanya menyebabkan kekeringan pada batang rambut. Ujung rambut juga akan lebih mudah bercabang. Hal ini disebabkan oleh kurangnya minyak alami atau sebum pada rambut.

5. Rambut lebih mudah lepek

Mungkin hal ini terdengar membingungkan. Sering keramas memang membuat rambut dan kulit kepala menjadi kering. Namun, tubuh memiliki metode kompensasi dengan memproduksi lebih banyak minyak yang menyebabkan rambut lebih mudah lepek.

6. Timbul banyak ketombe

Bukan cuma karena kotor, ketombe juga bisa muncul akibat kulit kepala terlalu kering. Hal ini akibat perpaduan penggunaan air hangat berlebih ketika keramas dengan kulit kepala yang terlalu kering karena sering keramas.

Anjuran seberapa sering boleh keramas

Dampak Keramas Setiap Hari
Anuran seberapa sering boleh keramas. (Gambar: http://harpersbazaar.com)

Apabila melakukan keramas setiap hari bisa berefek buruk, lalu setiap berapa kali membersihkan rambut yang tepat? 

Sebenarnya, tidak ada jumlah ideal harus berapa hari sekali kamu diperbolehkan mencuci rambut. Orang tertentu dapat keramas setiap hari, tapi ada juga yang tidak dianjurkan. Beberapa faktor ini dapat menjadi penentu:

1. Jenis kulit kepala

Pemilik kulit kepala berminyak dianjurkan untuk keramas tiap hari akibat produksi sebum yang berlebih. Saat sebum berlebih, banyak pula kotoran yang terperangkap di rambut. Nah, sering keramas akan bantu membersihkan kotoran serta sebum yang berlebih.

Sementara itu, pemilik kulit kepala kering dan normal disarankan keramas 2 kali dalam seminggu. Alasannya, karena kulit kepala kering yang terlalu sering dikeramas akan membuat kondisi jadi makin kering

2. Tekstur rambut

Dampak Keramas Setiap Hari
Tekstur rambut. (Gambar: http://alodokter.com)

Sebenarnya, tekstur rambut, seperti lurus, keriting, atau ikal, terkait dengan kecepatan sebum menuju akar rambut. Pada rambut lurus, kamu disarankan keramas tiap hari karena sebum lebih cepat tiba ke akar rambut. Kulit kepala pun lebih gampang berminyak.

Untuk rambut keriting, minyak di kepala akan lebih lambat untuk mencapai akar. Kamu pun direkomendasikan untuk keramas 2 kali seminggu supaya rambut tak mudah rontok.

3. Ketebalan rambut

Pemilik rambut yang tebal disarankan mencuci rambut 2-3 kali seminggu. Mirip seperti tekstur rambut keriting, sebum tidak terlalu mudah tiba di akar.

Adapun untuk jenis rambut halus dan tipis, kamu disarankan lebih sering keramas. Alasannya, sebum akan lebih mudah menuju akar rambut dan menyebabkan penumpukan minyak di kulit kepala.

4. Usia

Seiring pertambahan usia, produksi sebum di kepala akan berkurang. Anda pun disarankan untuk lebih menjarangkan frekuensi keramas. 

5. Sering menata rambut

Apabila kamu termasuk dalam orang-orang yang gemar menata rambut, seperti pewarnaan dan smoothing, disarankan tidak keramas setiap hari. Setelah tindakan tersebut, biasanya rambut akan lebih mudah rapuh serta rontok.

Jadi, keramas setiap hari ataukah tidak tergantung pada kebutuhan kondisi kulit kepala serta rambut. Jadi, kenali kondisi kamu untuk menghindari bahaya keramas setiap hari, ya. 

Baca juga: 5 Manfaat Creambath Rambut dan Proses Melakukannya

Arianti
I am content writer who has an interest in lifestyle news.

Leave a Reply

Top