SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Saturday, July 13, 2024
spot_imgspot_img
HomeKesehatan7 Perlengkapan untuk Isolasi Mandiri yang Wajib Ada di Rumah

7 Perlengkapan untuk Isolasi Mandiri yang Wajib Ada di Rumah

Meningkatkannya kasus pasien positif COVID-19 di Indonesia membuat ketersediaan Bed Occupancy Rate (BOR) mengalami keterbatasan di fasilitas kesehatan dan rumah sakit. Akhirnya bagi pasien positif dengan gejala ringan diperbolehkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah dan tentunya masih dalam pemantauan dokter. Namun kamu juga perlu tahu, ini beberapa perlengkapan untuk isolasi mandiri yang wajib ada di rumah. 

Perlengkapan untuk isolasi mandiri 

Ada beberapa kriteria tertentu yang memang diprioritaskan untuk mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Tapi, ada juga yang hanya dianjurkan untuk isolasi mandiri di rumah. Biasanya, pasien COVID-19 tanpa gejala dianjurkan untuk isolasi mandiri di rumah dengan catatan harus atas rekomendasi dokter, ya. 

Apa saja perlengkapan yang harus dimiliki saat isolasi mandiri di rumah? Berikut deretan perlengkapan yang harus ada seperti dilansir dari laman Fimela.com:

1. Masker medis

perlengkapan untuk isolasi mandiri
Masker medis. (Gambar: http://pixabay.com)

Perlengkapan paling utama bagi pasien positif bahkan semua orang yaitu masker medis. Penggunaan masker sangat dibutuhkan di masa pandemi seperti saat ini. Terutama di saat kamu sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Penggunaan masker medis bertujuan untuk mencegah penularan virus sehingga bisa saling menjaga saat isolasi mandiri di rumah. 

2. Cairan disinfektan & hand sanitizer

perlengkapan untuk isolasi mandiri
Cairan disinfektan & hand sanitizer. (Gambar: http://pixabay.com)

Tak hanya masker, perlengkapan pendukung lainnya yaitu cairan disinfektan dan hand sanitizer. Keduanya sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan di rumah. 

Semprotkan cairan disinfektan secara berkala di kamar dan kamar mandi untuk membantu membunuh virus, kuman, dan bakteri, agar tidak terkontaminasi ke orang lain. Tak hanya itu saja, jangan lupa untuk rajin mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer, agar kebersihan senantiasa terjaga. 

Pastikan juga bagi kamu yang melakukan isolasi mandiri di rumah tidak menggunakan perlengkapan yang sama dengan anggota keluarga lainnya, ya. Hal itu wajib dilakukan agar tidak terjadi penularan virus. 

 3. Thermometer

perlengkapan untuk isolasi mandiri
Alat pengukur suhu tubuh. (Gambar: http://pixabay.com)

Saat isolasi mandiri, sangat disarankan untuk terus memantau suhu tubuh secara rutin. Sehingga saat suhu tubuh naik, maka kamu bisa segera mendeteksi dan lakukan upaya penanganan yang benar. 

4. Tensimeter

perlengkapan untuk isolasi mandiri
Tensimeter. (Gambar: http://pixabay.com)

Begitu juga dengan tensimeter, alat cek ini juga sangat diperlukan untuk mengetahui tekanan darah kamu selama isolasi mandiri di rumah. Cek secara berkala, sehingga kamu bisa terus memantau kondisi kesehatan walau di rumah saja. Apabila mengalami perubahan drastis kamu bisa konsultasikan dengan dokter agar segera mendapatkan perawatan yang tepat. 

5. Oksimeter

perlengkapan untuk isolasi mandiri
Oksimeter. (Gambar: http://pixabay.com)

Oksimeter adalah hal penting yang dimiliki. Pastikan kadar oksigen kamu selalu terjaga dengan kadar saturasi minimal 95. Jika di bawah 95, tanyakan segera kepada dokter yang bisa dihubungi dan konsultasikan kondisi kamu.  Cara menggunakan oximeter yang baik dan benar, yaitu: 

  • Bersihkan jari sebelum menggunakan oximeter. 
  • Tempatkan jari pada oximeter, lalu tunggu beberapa saat dan hasil akan keluar dari layar menunjukkan kadar saturasi dan nadi. 
  • Setelah menggunakan oximeter, pastikan kamu membersihkan kembali jari dan alatnya, ya. 

Selain cara menggunakannya, kamu juga harus paham cara membaca nilai saturasi oksigen yang muncul pada layar oximeter. Berikut ini klasifikasi nilai oksigen dalam darah: 

  • 95-100 persen: Normal.
  • 90-95 persen: Hipoksia ringan sampai sedang.
  • 85-90 persen: Hipoksia sedang sampai berat. 
  • Kurang dari 85 persen: Hipoksia berat mengancam jiwa.

Pengertian dari hipoksia sendiri adalah suatu kondisi kekurangan pasokan oksigen dalam tubuh untuk menjalankan fungsi normalnya. Jika kamu sudah mengalami saturasi oksigen jauh dari batas normal segera hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat. 

6. Logbook

perlengkapan untuk isolasi mandiri
Catatan harian kondisi keseahtan. (Gambar: http://pixabay.com)

Loogbook atau catat perkembangan harian ini sangat dibutuhkan. Pastikan kamu mencatat apa yang kamu rasakan, suhu tubuh, kadar oksigen, perubahan yang terjadi, dan ragam perkembangan harian. Catatan ini bisa digunakan untuk memberi laporan kepada dokter sehingga ia bisa terus memantau kesehatan kamu. 

7. Vitamin dan obat

perlengkapan untuk isolasi mandiri
Vitamin dan obat-obatan COVID-19. (Gambar: http://pixabay.com)

Isolasi mandiri di rumah harus disertai dengan obat dan vitamin yang tepat. Terapi obat dan vitamin bagi pasien Covid-19 harus berdasarkan resep dari dokter. Jangan konsumsi obat dan vitamin tanpa resep dokter, karena setiap orang memiliki tubuh dan kondisi yang berbeda-beda. Dengan tujuh starter pack di atas tentu isolasi mandiri di rumah bisa berjalan dengan lancar. 

Rekomendasi vitamin tersebut tentunya akan berbeda tergantung tingkatan keparahan gejala pada pasien. Persamaannya, bagi setiap pasien COVID-19 direkomendasikan untuk mengonsumsi vitamin C dan vitamin D.

Vitamin C adalah antioksidan dan penangkal radikal bebas yang memiliki sifat anti-inflamasi (peradangan). Selain itu, vitamin C juga berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Sedangkan vitamin D meningkatkan sitokin T helper yang bersifat anti-peradangan dan diharapkan mampu mengurangi respons inflamasi terhadap infeksi virus SARS-CoV-2.

Itulah beberapa perlengkapan untuk isolasi mandiri yang sebaiknya ada di rumah. Namun jika kamu mengalami gejala-gejala yang semakin parah ada baiknya segera konsultasikan dengan dokter, ya.

Baca juga: Kena Covid-19? Ini Cara Melakukan Isolasi Mandiri di Rumah

CopyAMP code
Arianti
Arianti
I am content writer who has an interest in lifestyle news.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular