Sejak meluasnya kabar penggunaan air AQUA sumur bor yang berasal dari dalam tanah. Kekhawatiran dampak konsumsi air tanah menjadi isu serius yang mulai dicari tahu masyarakat.Â
Mari mengingat sedikit beberapa hari ke belakang, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membagikan kegiatan sidak ke Subang. Berdasarkan video yang dirilis di akun YouTube resminya yakni Kang Dedi Mulyadi Channel pada tanggal 21 Oktober 2025, Kang Dedi, begitu sapaan akrabnya, terkejut melihat fakta sumber air AQUA berasal dari sumur bor.
Pasalnya banyak perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) yang mengklaim bahwa air miliknya berasal dari air pegunungan. Faktanya masih banyak perusahaan yang mengambil air tanah. Apakah dampak konsumsi air tanah seburuk itu?
Faktor yang Memengaruhi Kualitas Air Tanah
Air tanah merupakan air yang tersimpan di dalam lapisan tanah dan batuan. Air tanah beda dengan air permukaan seperti sungai atau danau. Ketika air hujan turun dan masuk ke dalam tanah akan mengisi cadangan air tanah yang terjadi secara alami.
Manfaat air tanah pun beragam mulai dari sumber air minum makhluk hidup, membantu proses irigasi lahan pertanian, sampai menstabilkan ekosistem dengan cara menjaga kelembaban tanah dan mendukung proses hidup tumbuhan dan hewan.
Dampak konsumsi air tanah yang terkontaminasi cukup serius untuk kesehatan. Namun sebelum mengetahui apa saja dampaknya, berikut ini faktor-faktor yang dapat memengaruhi kualitas air tanah, di antaranya:
- Faktor alami yang berasal dari proses komposisi geologi tanah dan batuan, volume curah hujan dan faktor alami lainnya.
- Faktor kegiatan manusia seperti penggunaan pestisida dan herbisida di lahan pertanian, kebocoran tangki septic tank, pembuangan limbah industri dan domestik hingga kegiatan penambangan yang akan melepaskan logam berat dan bahan kimia berbahaya.
Dampak Konsumsi Air Tanah untuk Kesehatan
Alasan utama kenapa manusia harus berhati-hati mengonsumsi air putih sebab dampak konsumsi air tanah untuk kesehatan cukup fatal. Dampak ini akan dirasakan untuk semua usia, mulai dari bayi, anak-anak sampai orang dewasa. Berikut ini dampaknya untuk kesehatan.
1. Kandungan Kontaminasi Kimiawi
Air yang terkontaminasi pestisida berbahaya karena mengganggu sistem saraf dan reproduksi. Kandungan arsenik di dalam air tanah memicu penyakit kronis seperti kanker kulit dan paru-paru. Kandungan nitrat berbahaya untuk perkembangan janin. Bahan kimia lainnya seperti benzena dan klorin berpotensi memicu penyakit hati dan kanker.
2. Kandungan Kontaminasi Mikrobiologis
Air tanah murni yang terkontaminasi mikrobiologis seperti bakteri salmonella dan e.coli yang menjadi penyebab gangguan kesehatan pencernaan dan infeksi saluran kemih. Kandungan virus hepatitis C juga bisa ditularkan melalui air tanah yang tercemar. Di samping itu, kandungan parasit seperti cryptosporidium dan entamoeba histolytica memicu penyakit diare kronis dan gangguan pencernaan lainnya.
3. Gangguan Sistem Imunitas Tubuh
Tubuh manusia yang terpapar air tanah yang terkontaminasi bahan kimia berisiko menurunkan sistem imunitas tubuh sehingga peluang risiko terinfeksi semakin tinggi. Penurunan sistem imunitas ini juga dapat memicu asma dan gejala alergi lainnya.
4. Gangguan Sistem Pencernaan
Dari segi kesehatan pencernaan, mengonsumsi air tanah yang tercemar dapat menyebabkan penyakit diare yang akan memicu dehidrasi, malnutrisi sampai risiko kematian meningkat. Kelompok penyakit diare lainnya yang disebabkan pencemaran air tanah di antaranya kolera, tifoid, dan disentri.
5. Permasalahan Kesehatan Kulit
Tahukah Anda bahwa mengonsumsi air tanah yang tercemar menyebabkan permasalahan kulit seperti ruam, gatal-gatal dan iritasi. Iritasinya sendiri membuat kulit kering, merah dan meradang.
6. Gangguan Sistem Saraf
Dampak konsumsi air tanah ternyata cukup serius, salah satunya penyebab kerusakan saraf. Dampaknya pun cukup serius dimulai dari kesemutan yang akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Lalu kondisi otot melemah hingga akhirnya mati rasa.
7. Gangguan Reproduksi
Dampak konsumsi air tanah selanjutnya adalah gangguan kesehatan sistem reproduksi. Paparan bahan kimianya menyebabkan kemandulan. Adapun bagi ibu hamil, mengonsumsi air tanah yang tercemar menimbulkan risiko keguguran ataupun bayi cacat lahir.
8. Potensi Penyakit Kronis
Dampak paling fatalnya ketika Anda mengonsumsi air tanah tercemar adalah memicu penyakit kronis seperti penyakit ginjal jantung serta kanker. Kandungan nitrat dan beberapa bahan kimia lainnya akan merusak ginjal sehingga penderitanya berpotensi mengalami gagal ginjal. Sedangkan kandungan arsenik di dalam air memicu penyakint jantung dan kanker.
9. Gangguan Perkembangan Janin dan Bayi
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya kalau mengonsumsi air tercemar bagi ibu hamil menyebabkan cacat lahir bayi karena perkembangannya terhambat. Di sisi lain, bayi berpeluang mengalami berat badan rendah ketika lahir nanti.
10. Perkembangan Anak Terhambat
Dampak konsumsi air tanah untuk anak-anak cukup serius. Anak berpotensi mengidap autisme karena terpapar pestisida. Sedangkan paparan bahan kimia lainnya yang membuat anak menderita penyakit ADHD.
Itulah dampak konsumsi air tanah yang belum terjamin kebersihan dan kematangannya. Kini, Anda semakin paham kenapa berita air AQUA sumur bor menjadi isu serius.





