SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Sunday, July 14, 2024
spot_imgspot_img
HomeNewsPotensi Indonesia Masuk Jurang Resesi 2023

Potensi Indonesia Masuk Jurang Resesi 2023

MediaGo – Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menyatakan dunia bisa dipastikan akan mengalami resesi 2023. Resesi ini dipicu inflasi tinggi dan kenaikan suku bunga acuan di tengah lonjakan harga energi dan pangan.

Survei yang dirilis Bloomberg menyebutkan, Indonesia merupakan salah satu di antara negara Asia yang dianggap memiliki probabilitas sangat kecil untuk mengalami resesi. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa probabilitas resesi di banyak negara Asia mengalami peningkatan, meski masih lebih kecil dibanding Amerika Serikat dan Eropa (rata-rata probabilitas 40-55%).

Baca juga: Sinyal Kuat Bahaya Resesi 2023, Bagaimana Indonesia?

Presiden Joko Widodo mengungkapkan, ketahanan eksternal Indonesia cukup kuat di tengah guncangan ekonomi global saat ini. Meski demikian, Jokowi mewanti-wanti seluruh jajarannya agar berhati-hati dalam mengambil kebijakan di tengah ketidakpastian yang memberikan tekanan pada pemulihan ekonomi dunia dan meningkatkan kekhawatiran akan risiko resesi.

Indonesia Resesi?

Mengutip Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resesi secara sederhana dapat diartikan sebagai suatu kondisi dimana perekonomian suatu negara sedang memburuk yang terlihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) yang negatif, pengangguran meningkat, maupun pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut.

Apakah Indonesia akan mengalami resesi? Banyak indikator yang harus dilihat untuk menentukan suatu negara mengalami resesi atau tidak. Ada enam prediksi penyebab yang bisa membuat Indonesia masuk dalam jurang resesi di tahun depan.

Baca juga: Daftar Negara Dunia yang Terancam Resesi 2023

Indonesia berpotensi menghadapi resesi karena keadaan ekonomi global buruk, adanya kenaikan suku bunga bank dari dampak inflasi, terjadinya krisis pangan dan krisis energi, serta terjadinya ketidakpastian pasar dan beban utang.

Dampak Resesi

Dana Moneter Internasional atawa International Monetary Fund (IMF) kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 dari sebelumnya 5,2% menjadi 5%. Proyeksi tersebut lebih rendah daripada proyeksi pertumbuhan Indonesia yakni sebesar 5,3%.

Lalu, apa dampaknya jika Indonesia mengalami resesi? OJK menyebut resesi akan membuat perlambatan ekonomi akan membuat sektor riil menahan kapasitas produksinya sehingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan sering terjadi bahkan beberapa perusahaan mungkin menutup dan tidak lagi beroperasi.

Baca juga: Penerimaan Negara dari Pajak Kripto Capai Rp126,7 Miliar Per Agustus 2022

Lalu, kinerja instrumen investasi akan mengalami penurunan sehingga investor cenderung menempatkan dananya pada bentuk investasi yang aman. Kemudian, ekonomi yang semakin sulit pasti berdampak pada pelemahan daya beli masyarakat karena mereka akan lebih selektif menggunakan uangnya dengan fokus pemenuhan kebutuhan terlebih dahulu. 

Ancaman resesi 2023 semakin nyata. Sudah banyak sinyal negara-negara yang terancam masuk dalam jurang resesi. Sebut saja, Amerika Serikat, Eropa, China, Mongolia, Korea Selatan, Laos, dan Myanmar. 

CopyAMP code

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular