SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Saturday, July 13, 2024
spot_imgspot_img
HomeBisnisShopee Training Center Berhasil Cetak Wirausaha Digital dari 537 SMK di Jawa...

Shopee Training Center Berhasil Cetak Wirausaha Digital dari 537 SMK di Jawa Barat

MediaGoShopee bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah berhasil melatih keterampilan bisnis digital bagi lebih dari 1.100 guru dan 26.000 siswa melalui Shopee Training Center yang dihadirkan di 537 SMK Negeri dan Swasta di Jawa Barat.

Program Shopee Training Center yang diluncurkan Desember 2021 ini awalnya menargetkan 206 SMK Se-Jawa Barat, namun pada perkembangannya berhasil diperluas ke 537 SMK Negeri dan Swasta di penjuru Provinsi Jawa Barat.

Pelatihan Kurikulum Bisnis Digital di Shopee Training Center ini telah berhasil mencetak generasi muda berdaya saing yang memiliki keterampilan digital, guna menjadi wirausaha yang kreatif, mandiri, dan andal. 

Baca juga: Solo Technopark Siap Jadi Pusat Ekosistem Digital di Surakarta

Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira mengatakan, pihaknya telah melatih lebih dari 1.100 guru di 537 SMK Negeri dan Swasta yang tersebar di 27 Kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Pencapaian ini meningkat 2 kali lipat dari apa yang kita targetkan sejak debut pelatihan ini dijalankan tahun lalu.

“Kami berterima kasih terhadap dukungan dan sinergi yang terjalin dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa dalam kesamaan komitmennya untuk mewujudkan program ini,” jelas Radynal. 

Azka sedang diajarkan Kurikulum Bisnis Digital SMK Jabar
Azka sedang diajarkan Kurikulum Bisnis Digital SMK Jabar di Shopee Training Center. (Foto: Shopee)

Program Kurikulum Bisnis Digital di Shopee Training Center, pertama kali diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada bulan Desember 2022. Program ini memberikan sejumlah materi yang diajarkan dalam dua semester.

Program ini tidak hanya telah membantu guru dan siswa/i untuk berdaya saing digital dan memiliki bisnis, tetapi juga menghadirkan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) untuk para siswa-siswi terlatih dari 537 SMK Se-Jawa Barat, guna mendukung terciptanya lapangan pekerjaan baru di Provinsi Jawa Barat.

Baca juga: 4 Jurus Jitu Hadapi Persaingan Bisnis Online dan Ancaman Resesi Ekonomi

Sejak program ini bergulir, sebanyak 20 orang siswa dan siswi asal SMK di Jawa Barat telah menjalani Pelatihan Kerja Lapangan di kantor Shopee Indonesia, sebagai Seller Management Homebase Intern dan Warehouse Staff. Peserta yang berhak menjadi pegawai PKL Shopee Indonesia ini harus memenuhi syarat sudah terlatih program Kurikulum Bisnis Digital Shopee di SMK terdaftar. 

“Program ini sejalan dengan komitmen #ShopeeAdaUntukIndonesia dan saya berharap dapat melahirkan wirausaha muda yang siap bekerja, dan juga mengurangi tingkat pengangguran terbuka di Jawa Barat,” tutup Radynal.

Selain mencetak SDM siap kerja, program ini juga dihadirkan untuk melahirkan wirausahawan muda yang mahir dan terampil memanfaatkan teknologi digital guna menjalankan bisnis onlinenya secara optimal, salah satunya bukti nyatanya adalah Muhammad Azka Farhan.

Muhammad Azka Farhan Siswa SMKN 9 Bandung. 1
Muhammad Azka Farhan, Siswa SMKN 9 Bandung yang mendapat program Shopee Training Center. (Foto: Shopee)

Azka, yang mendalami ilmu pengetahuan tata boga, memulai peruntungan melalui bisnis produk minuman kesehatan sari lemon, yang merupakan implementasi dari pelatihan Kurikulum Bisnis Digital di Shopee Training Center.

Melalui label OneDLemon, Azka memasarkan produk sari lemonnya ke orang-orang yang membutuhkan asupan vitamin C untuk menjaga imun tubuh saat pandemi. Meskipun, penjualannya melonjak di awal pandemi, sejumlah tantangan masih harus dilaluinya untuk bisa mempertahankan bisnisnya.

“Tantangan dari jualan itu banyak banget mulai dari teka-teki penjualan itu sendiri lalu psikis cara membuat promosi dan lain sebagainya bagaimana cara menjaga loyalty pembeli agar order ulang, lalu cara menghandle komplain, dan lain lain,” ujar Azka.

Baca juga: Inilah Karakter Talenta yang Dibutuhkan Industri Pasca Pandemi

Kurikulum Bisnis Digital Shopee yang diikutinya di tahun 2022, membantunya mendalami bisnis online yang selama ini digeluti. Total lebih dari 6.000 pesanan produk minuman sari lemon berhasil terjual di sepanjang tahun 2022 lalu melalui Shopee. 

“Yang dipelajari di program dari Shopee ini banyak banget, mulai dari kesiapan mental jualan, menentukan produk yang baik dan berpotensi untuk memulai berjualan, lalu diajarkan cara berjualan dan memasarkan produk, cara menjalani promosi, menghandle pembeli, dan mengirimkan pesanan sampai ke tangan pembeli,” ucap Azka.

Selain itu, diajarkan juga menggunakan fitur fitur promosi seperti membuat voucher, harga discount paket hemat dan lain lain. Kurikulum Shopee ini selain mengajarkan ilmu bisnis mengajarkan juga ilmu adab berjualan dan mendapatkan banyak pengetahuan selain orderan yang semakin melimpah. Kini Azka juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi delapan orang dari daerah sekitarnya. 

CopyAMP code

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular