SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Wednesday, April 10, 2024
spot_imgspot_img
HomeGaya HidupStop Membandingkan Diri dengan Orang Lain, Begini Cara Sederhana yang Bisa Kamu...

Stop Membandingkan Diri dengan Orang Lain, Begini Cara Sederhana yang Bisa Kamu Lakukan

Sikap membandingkan diri dengan orang lain tentu bukan sesuatu yang baik untuk dipelihara. Apabila menjadi suatu, sikap ini dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi kehidupan sosial serta kesehatan mental, lho. Agar tidak menjadi kebiasaan buruk, berikut ini cara sederhana untuk berhenti membandingkan diri dengan orang lain.

Cara untuk berhenti membandingkan diri dengan orang lain

membandingkan diri dengan orang lain
Membandingkan diri dengan orang lain. (Gambar: http://selflovebeauty.com)

Jadi bagaimana memutus siklus membandingkan diri dengan orang lain? Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan seperti dilansir dari laman Zen Habits

1. Kenali dan hindari pemicunya

Cara utama untuk berhenti membandingkan diri dengan orang lain adalah dengan mengenali dan menghindari pemicunya. Kamu harus mengetahui situasi apa yang membuatmu jadi bersikap seperti itu. Kemudian, cobalah untuk perlahan-lahan membatasi atau menjauhi hal-hal tersebut.

Sebagai contoh, biasanya kamu akan membandingkan dirimu ketika melihat unggahan foto atau video teman di sosial media. Mulai saat ini, kurangi penggunaan sosial media agar kamu tidak terlalu fokus dengan kehidupan orang lain dan tidak membanding-bandingkan diri.

Sebagai contoh yang lainnya, apabila temanmu yang selalu membicarakan kesuksesannya memicumu untuk membandingkan diri dengannya, cobalah sesegera mungkin mengalihkan perhatian atau membicarakan hal lain yang menjauhkanmu dari pikiran negatif. Bahkan, kamu boleh, lho, menghindari teman itu untuk sementara.

2. Fokus pada kelebihan yang kamu miliki 

Alih-alih melihat kelemahan pada dirimu secara terus-menerus, sebaiknya tanyakan pada diri sendiri apa kelebihan yang kamu miliki. Jika kamu sudah mengetahuinya fokus saja pada kelebihan yang kamu miliki dan terus latih agar potensimu semakin meningkat.  

3. Cobalah untuk menerima kelebihan dan kekuranganmu 

Tidak ada yang sempurna secara intelektual, tetapi secara emosional kita tampaknya merasa buruk ketika kita tidak mencapai kesempurnaan. Namun teruslah berusaha untuk meningkatkan potensi diri, tetapi jangan berpikir akan pernah menjadi “orang yang sempurna”. 

4. Jangan menjatuhkan orang lain

membandingkan diri dengan orang lain
Jangan menjatuhkan orang lain. (Gambar: http://pixabay.com)

Terkadang kita mencoba mengkritik orang lain hanya untuk membuat diri kita terlihat atau merasa lebih baik. Mengambil orang lain untuk keuntungan adalah perilaku destruktif. Cobalah untuk mendukung orang lain dalam kesuksesan mereka dan juga tak lupa apresiasi dirimu dengan apa yang sudah dicapai. 

5. Belajar mencintai diri sendiri

Jika selalu menginginkan apa yang orang lain miliki, kamu tidak akan pernah merasa cukup. Justru akan terus menginginkan lebih dan hal itu adalah siklus tanpa akhir, serta membuat kamu tidak akan pernah mengarah pada kebahagiaan. 

Tidak peduli berapa banyak yang sudah didapatkan, kamu tidak akan pernah merasa cukup. Sebaliknya, belajarlah untuk menyadari bahwa apa yang sudah kamu bisa dapatkan. 

6. Belajar untuk bersyukur

Percayalah bahwa dengan semua kekurangan yang terpikirkan olehmu, pasti ada banyak kelebihan yang bisa kamu banggakan. Syukurilah hal-hal dalam hidupmu, mulai dari yang kecil hingga yang besar, sehingga kamu akan merasa cukup atas semua itu.

Karena ketika kamu merasa dirimu dan hidupmu sudah cukup, kamu tidak akan lagi sibuk untuk membuang waktu dengan membandingkan diri dengan orang lain. Sikap ini nyatanya juga bisa membuat kamu menjadi pribadi yang optimis dan memiliki kesejahteraan dalam hidup, lho.

7. Lakukan hal yang kamu sukai

Membandingkan diri dengan orang lain
Melakukan aktivitas yang kamu sukai. (Gambar: http://pixabay.com)

Daripada sibuk membandingkan diri dengan orang lain, lebih baik kamu perbanyak waktumu untuk melakukan hal-hal yang kamu sukai. Contohnya seperti berolahraga, membaca buku kesukaanmu, mencoba resep makanan baru, bersantai di kedai kopi, atau menjadwalkan liburan ke luar kota.

Melakukan hal yang kamu sukai ini juga merupakan bukti bahwa kamu mencintai diri sendiri. Jika kamu sudah mencintai dirimu, kamu tidak akan terpikirkan lagi untuk membandingkan diri dengan orang lain dan hidupmu akan jauh lebih bahagia.

Mulailah untuk menerapkan cara-cara di atas agar kamu berhenti dari kebiasaan buruk membandingkan diri dengan orang lain. Jangan buang waktumu untuk iri kepada orang lain dan berpikiran jelek atas dirimu. 

Kamu harus mengingat bahwa kamu juga sama istimewa dengan orang lain karena segala kemampuan yang kamu miliki. Apabila kamu masih saja sering membandingkan dirimu dengan orang lain, bahkan hingga menghambat aktivitasmu sehari-hari, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog, ya. 

Meminta bantuan tenaga profesional, kamu bisa mendapatkan saran dan bimbingan yang tepat untuk berhenti dari kebiasaan buruk ini.

Baca juga: Tanda-Tanda Media Sosial Memengaruhi Kesehatan Mental dan Cara Mengatasinya!

CopyAMP code
Arianti
Arianti
I am content writer who has an interest in lifestyle news.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular