SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Thursday, April 11, 2024
spot_imgspot_img
HomeKecantikanTak Boleh Disepelekan, Ini Deretan Efek Terlalu Sering Keramas Bagi Rambut

Tak Boleh Disepelekan, Ini Deretan Efek Terlalu Sering Keramas Bagi Rambut

Bagi sebagian orang keramas atau mencuci rambut sangat menyegarkan dan membuat rambut tetap bersih, itulah yang menjadi alasan untuk melakukannya setiap hari. Namun kamu perlu tahu bahwa efek terlalu sering keramas tidak baik bagi rambut dan kulit kepala lho.

Efek terlalu sering keramas 

efek terlalu sering keramas
Efek terlalu sering keramas. (Gambar: http://skinkraft.com)

Sampo dirancang untuk membersihkan kulit kepala dan menghilangkan minyak berlebih. Tetapi jika terlalu sering digunakan, sampo justru dapat merusaknya. Sampo menghilangkan minyak penting yang dihasilkan kulit kepala dan dapat membuat rambut serta kulit kepala terlalu kering.

1. Menghilangkan minyak alami rambut  

Walaupun memang benar adanya jika memiliki terlalu banyak minyak bukanlah hal yang baik, tetapi beberapa minyak alami pada rambut justru sangat penting. Keramas secara berlebihan dapat menghilangkan minyak alami rambut, sehingga membuatnya lebih kering dan rentan patah.

2. Warna rambut lebih cepat memudar

Terlalu sering keramas membuat sebagian besar toner akhirnya luntur, cara terbaik untuk mempertahankan warna dan mencegah munculnya warna pudar atau kekuning-kuningan pada rambut adalah dengan tidak terlalu sering keramas.

3. Kulit kepala kering

Mencuci rambut secara berlebihan dapat menyebabkan kulit kepala menjadi lebih kering dan karenanya menghasilkan lebih banyak minyak. 

4. Memicu timbulnya banyak ketombe

Kombinasi menggunakan air panas saat mencuci rambut dan dilakukan secara berlebihan dapat menyebabkan kulit kepala menjadi kering. Tanpa kamu sadari hal itu dapat menyebabkan timbulnya ketombe pada rambut. 

Baca juga: 5 Mitos Rambut Rontok dan Fakta yang Sesungguhnya

Faktor-faktor yang membuat seseorang sering keramas 

efek terlalu sering keramas
Faktor seseorang lebih sering keramas. (Gambar: http://jawapos.com)

Seperti dilansir dari laman Healthline, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan kebutuhan kamu untuk mencuci rambut seperti:

1. Memiliki minyak berlebih pada rambut 

Minyak adalah penyebab terbesar di balik rambut lepek atau kusam. Ini bisa membuat rambut lemas dan menggumpal. Berapa banyak minyak yang kamu hasilkan tergantung pada usia, genetika, jenis kelamin, dan lingkungan. 

Anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua tidak menghasilkan sebum sebanyak remaja atau orang dewasa di usia 20-an dan 30-an. Meskipun kamu mungkin pernah berjuang dengan kulit kepala berminyak, tetapi perlu diketahui bahwa secara perlahan kulit kepala bisa menjadi lebih kering seiring bertambahnya usia.

2. Jenis rambut

Rambut lurus dan tipis perlu dicuci lebih sering daripada rambut keriting atau bergelombang. Rambut lurus mudah dilapisi oleh sebum, yang berarti lebih cepat terlihat berminyak. Rambut tebal, bergelombang, atau keriting cenderung kering karena minyak tidak melapisi helai dengan mudah. 

Sebum adalah bagian penting dari rambut yang ikal dan terdefinisi dengan baik, karena rambut keriting membutuhkan lebih banyak kelembapan agar tetap lembut dan mencegah keriting.

Tetapi mencuci rambut secara berlebihan, terutama dengan sampo yang keras, dapat merusak rambut dan menyebabkan kerontokan, terutama bila dikombinasikan dengan perawatan kimia atau gaya rambut seperti kepang ketat yang menarik-narik akarnya. 

Orang dengan ikal ketat atau rambut bertekstur harus mencuci rambut mereka tidak lebih dari sekali seminggu atau dua minggu sekali. 

3. Lebih banyak menghasilkan keringat

Seberapa banyak kamu berkeringat merupakan faktor besar dalam seberapa sering perlu mencuci, atau setidaknya membilas rambut.

Keringat dapat menyebarkan sebum dan membuat rambut kotor. Hal ini juga dapat menyebabkan rambut berbau yang kurang segar. Oleh sebab itu sangat disarankan untuk keramas setelah berolahraga dan kapan pun kamu mengenakan topi atau helm untuk waktu yang lama.

4. Kotoran fisik atau serbuk sari

Berkebun, membersihkan ruang kotor, dan tugas-tugas berantakan lainnya dapat menjadi alasan untuk sering mencuci rambut. Kotoran, debu, dan serbuk sari bisa terperangkap di rambut. Ini tidak hanya akan membuat rambut terlihat kusam, tetapi juga dapat memperburuk alergi yang ada. 

5. Produk rambut

Produk penataan rambut dapat menumpuk di rambut dan kulit kepala, itu yang menjadi alasan timbulnya iritasi dan kerusakan rambut. Penggunaan produk yang sering atau berat mungkin membuat kamu perlu mencuci rambut lebih sering. 

Bagaimana cara keramas yang tepat?

Sebenarnya tidak ada pendekatan khusus untuk perawatan rambut, seperti seberapa sering mencuci rambut dan menggunakan sampo jenis apa. Hal pencucian rambut menurut Healthline, sangat bergantung pada tubuh, gaya hidup, dan preferensi. Semakin kotor dan semakin banyak minyak yang dihasilkan, semakin sering kamu harus mencuci rambut.

Sampo alternatif atau kamu bisa mencuci dengan kondisioner juga merupakan pilihan yang bagus, tetapi bagi banyak orang, periode penyesuaian dapat menjadi hal yang menakutkan. Jika ingin mengurangi sampo berbahan dasar deterjen, coba tambahkan metode pembersihan lain untuk salah satu pencucian rambut di setiap minggu.

CopyAMP code
Arianti
Arianti
I am content writer who has an interest in lifestyle news.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular