You are here
Home > Kesehatan >

Jika Terlalu Sering Dikonsumsi, Ini Bahaya Mie Instan Bagi Kesehatan Tubuh

Bahaya makan instan
Bagikan

Tak hanya rasanya yang cukup lezat, mengonsumsi mie instan memang lebih praktis bagi sebagian orang. Tetapi perlu kamu tahu bahwa di balik rasanya yang lezat, ada deretan bahaya mie instan yang perlu diwaspadai, apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan.

Bahaya mie instan bagi kesehatan tubuh 

Salah satu makanan yang telah diproses atau makanan olahan adalah mie instan. Makanan yang diproses bukan hanya makanan yang telah jadi lalu dipanaskan lagi. Makanan olahan adalah makanan yang telah diubah dari bentuknya yang asli menjadi bentuk baru lagi karena alasan kesehatan, kenikmatan, maupun alasan tertentu lain.

Melansir penjelasan dari laman Healthline, meskipun tidak mahal dan mudah disiapkan, ada kontroversi mengenai apakah mereka memiliki efek kesehatan yang merugikan atau tidak. Hal ini karena mie instan mengandung sedikit nutrisi dan jumlah natrium dan MSG yang tinggi.

Hal itu akan berpengaruh pada kesehatan tubuh dan menimbulkan beberapa risiko dan bahaya jika dikonsumsi secara berlebihan:

1. Menimbulkan gangguan pencernaan

Bahaya mie instan
Bahaya mie instan. (Gambar: http://pixabay.com)

Mie instan sebenarnya merupakan jenis makanan yang tidak mudah dicerna, sehingga membuat kerja sistem saluran cerna menjadi lebih berat. Bila dikonsumsi terlalu sering atau terlalu banyak, hal ini dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan.

2. Memicu tekanan darah tinggi

Seperti kita ketahui bahwa mie instan menggunakan bumbu khusus dan biasanya memiliki kandungan garam atau natrium yang tinggi. Di dalam satu kemasan mie instan mengandung sekitar 860 mg natrium.

Jumlah natrium tersebut belum ditambah dari kandungan natrium dalam makanan lain yang Anda konsumsi pada hari yang sama. Padahal, asupan natrium yang disarankan setiap harinya tidak lebih dari 2.000–2.400 mg atau setara 5–6 gram garam.

Baca Juga:  15+ Cara Menghilangkan Bau Mulut, Mudah dan Ampuh

Beberapa penelitian seperti yang dilansir dari laman Alodokter, mengemukakan bahwa konsumsi natrium yang terlalu banyak diketahui dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan berdampak pada rusaknya pembuluh darah, sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular.

3. Penyakit jantung

Selain itu, mie instan juga menggunakan MSG (monosodium glutamat) untuk meningkatkan rasa menjadi lebih gurih. Kandungan MSG dan natrium yang tinggi di dalam mie instan tidak hanya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, tetapi juga memicu berbagai gangguan pada jantung.

Oleh sebab itu, mie instan tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi dan gagal jantung kongestif, serta pengguna obat diuretik dan beberapa jenis obat antidepresan.

4. Gangguan ginjal

Bahaya mie instan
Gangguan ginjal. (Gambar: http://cnnindonesia.com)

Kandungan garam yang tinggi pada mie instan bisa berdampak pada terganggunya fungsi ginjal, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan sering.

Terganggunya fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan natrium dan cairan di dalam tubuh. Hal ini memicu terjadinya pembengkakan pada kaki serta penumpukan cairan di sekitar jantung dan paru-paru.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kemasan mie instan yang digunakan. Ada mie instan yang dikemas dengan bahan yang menggunakan stirofoam yang mengandung bahan kimia bisphenol A (BPA).

Bahan BPA tersebut diketahui dapat mengganggu cara kerja hormon dan memengaruhi perkembangan otak pada bayi dan anak-anak. Sementara pada orang dewasa, kandungan tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan kanker.

Itulah beberapa bahaya mie instan bagi kesehatan tubuh apabila terlalu sering dikonsumsi.

Tips mengolah mie instan yang benar

Bahaya mie instan
Mengelola mie instan. (Gambar: http://timesindonesia.co.id)

Apabila kamu mempertimbangkan kandungan nutrisi di dalam mie instan ditambah dengan bahan-bahan pelengkap yang berisiko bagi kesehatan, sebaiknya segera mulai membatasi konsumsi mie instan.

Baca Juga:  4 Persiapan Puasa Yang Penting Dilakukan Saat Masa Corona

Sebagai upaya untuk meningkatkan asupan nutrisi dalam sajian mie instan, kamu dapat menambahkan beberapa bahan tambahan, seperti telur, ayam, jamur, wortel, kacang-kacangan, kubis, dan bahan-bahan alami lainnya.

Akan lebih baik jika kamu tidak menggunakan seluruh bumbu yang tersedia. Gunakan hanya setengah takaran saja guna mengurangi jumlah garam dan MSG yang dikonsumsi.

Meski demikian, kamu juga harus memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dengan mengonsumsi makanan bernutrisi serta menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga secara rutin dan tidak merokok.

Bagi kamu yang seringkali mengonsumsi mie instan, sebaiknya mulailah kurangi konsumsinya agar terhindar dari bahaya mie instan terhadap kesehatan. Bila perlu, berkonsultasilah dengan dokter untuk mengetahui pola makan yang lebih sehat, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tubuhmu.

Baca juga: 5 Merek Mie Instan Korea yang Sudah Dapat Sertifikat Halal MUI


Bagikan
Arianti
I am content writer who has an interest in lifestyle news.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top