You are here
Home > Kesehatan >

Tanda Kamu Mengalami Quarter Life Crisis dan Cara Menghadapinya

Quarter life crisis dan cara menghadapinya

Saat ini banyak sekali milenial dengan kisaran umur 20-30 tahun mulai merasakan kecemasan yang luar biasa pada hidupnya. Hal itu terjadi karena mereka takut masa depan tidak berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Rasa cemas yang dihadapi biasa disebut juga sebagai quarter life crisis. Lalu, apa itu sebenarnya quarter life crisis dan cara menghadapinya? Simak selengkapnya yuk.

Pengertian quarter life crisis dan cara menghadapinya

Quarter life crisis dan cara menghadapinya
Quarter life crisis. (Gambar: http://pexels.com)

Ketika seseorang seringkali merasa cemas dengan kehidupan yang sedang dijalaninya, bisa jadi hal itu tanda kamu mengalami quarter life crisis. Agar bisa melewatinya dengan baik, berikut ini pengertian quarter life crisis dan cara menghadapinya.

Apa itu quarter life crisis

Melansir penjelasan dari laman Hello Sehat, quarter life crisis adalah sebuah periode ketika seseorang cemas, ragu, gelisah, dan bingung terhadap tujuan hidupnya. Tidak hanya tujuan, kondisi ini terjadi pula pada orang yang ragu pada masa depan dan kualitas hidup, seperti pekerjaan, asmara, hubungan dengan orang lain, hingga keuangan.

Krisis ini sangat sering terjadi ketika kamu mulai memasuki usia 20-30 tahun. Walaupun demikian, ada saja orang-orang yang menghadapi krisis ini usia 18 tahun. Akan tetapi, karena kasus tersebut sangat langka, krisis usia seperempat abad ini umumnya terjadi pada kalangan milenial.

Biasanya kamu pun juga akan mengalami beberapa tanda ketika mengalami quarter life crisis, seperti:  

  • Sering merasa bingung mengenai masa depannya. 
  • Merasa terjebak dalam situasi yang tidak disukai. 
  • Sulit membuat keputusan ketika dihadapkan dengan beberapa pilihan. 
  • Kurang motivasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari. 
  • Sulit menentukan apakah harus menjalani hidup sesuai dengan keinginan diri sendiri atau sesuai dengan tuntutan keluarga dan masyarakat. 
  • Khawatir akan tertinggal dalam ketidakpastian hidup seorang diri. 
  • Merasa iri dengan teman sebaya yang sudah lebih dulu mencapai impiannya.

Cara menghadapi quarter life crisis 

Quarter life crisis dan cara menghadapinya
Cara menghadapi quarter life crisis. (Gambar: http://pexels.com)

Krisis yang mempertanyakan kualitas hidup dan identitas diri ini ternyata bisa berdampak buruk terhadap hidupmu. Hal ini dapat mempengaruhi kinerja dan semangat hidup, sehingga kamu tidak boleh berdiam diri dan harus segera bangkit dari keraguan.

Misalnya, ketika mulai memasuki quarter life crisis, kamu akan menarik diri dari pergaulan dan membatasi pertemanan. Agar hidup menjadi lebih produktif dan positif karena quarter life crisis, berikut ada beberapa cara yang mungkin bisa membantu menghadapi fase ini:

1. Kenali dirimu sendiri

Kamu harus mengetahui tentang diri sendiri. Apa yang ingin kamu lakukan untuk ke depannya, kelebihan serta kekurangan pada dirimu. Jadikan hal tersebut sebagai bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk menjalani hidup. Hal ini dilakukan agar tahu apa tujuan hidup.

2. Jangan memendam diri sendiri

Jika memiliki keraguan dan masalah, cobalah untuk membagikan atau menceritakannya kepada orang lain. Bisa saja orang yang mendengarkan masalahmu memiliki jalan keluar dan membuat tidak berdiam diri di satu tempat saja.

Oleh karena itu, sebagai makhluk sosial, kamu juga sesekali membutuhkan pertolongan orang lain untuk mencari solusi dari masalah yang sedang dialami, ya. 

3. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain.

Salah satu yang mencirikan quarter life crisis adalah senang membandingkan diri dengan orang lain. Tentu saja kamu tahu betul bahwa hal itu tidak akan ada habisnya. Fokus terhadap diri sendiri untuk berkembang adalah langkah yang baik untuk mengurangi kebiasaan tersebut.

4. Membuat rencana hidup

Tidak perlu terlalu jauh, cukup 5 tahun ke depan kamu ingin berada di mana dan sudah mencapai apa saja adalah rencana yang perlu dibuat. Selain itu, pikirkan dengan matang bagaimana kamu bisa meraih mimpi dalam 5 tahun tersebut.

Selain itu, quarter life crisis juga bisa dihadapi dengan membuat perencanaan finansial dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini bertujuan agar kamu memiliki tabungan untuk masa depan dan menata kehidupan lebih baik.

5. Mencari hobi baru

Jika merasa tidak produktif dan begini-begini saja, cobalah untuk mencari hobi baru. Aktivitas yang produktif dan mengembangkan kemampuan dapat membuat diri menjadi jauh lebih baik.

6. Beraksi

Jangan diam saja. Kamu harus menjemput impian yang dimiliki, menunggu tidak akan membuat segalanya berjalan dengan baik. Cari tahu caranya dan percaya pada diri sendiri ketika mulai menjalani kegiatan itu.

Itulah tanda-tanda quarter life crisis dan cara menghadapinya yang perlu kamu tahu. Sebenarnya quarter life crisis adalah sebuah fenomena yang sangat biasa terjadi pada kaum milenial. Berbagai penyebabnya ternyata berasal dari diri dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, dibutuhkan sikap yang positif dalam menghadapinya. 

Baca juga: 5 Pengaruh Buruk Sosial Media Terhadap Kesehatan Mental Seseorang

Arianti
I am content writer who has an interest in lifestyle news.

Leave a Reply

Top