SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Tuesday, April 28, 2026
spot_imgspot_img
HomeNewsAsal Nama Jakarta dari Zaman Kerajaan hingga Kini (Sejarah dan Maknanya)

Asal Nama Jakarta dari Zaman Kerajaan hingga Kini (Sejarah dan Maknanya)

MediaGo – Jakarta, atau yang saat ini secara resmi bernama Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta atau DKI Jakarta, punya sejarah panjang dalam perubahan namanya. Asal muasal nama Jakarta Nama kota Jakarta dapat kita telusuri mulai abad ke-14.

Banyak masyarakat yang penasaran dengan asal nama Jakarta karena kota ini memiliki sejarah panjang sejak masa kerajaan hingga kolonial. Nama Jakarta tidak muncul begitu saja, tetapi melalui beberapa perubahan nama yang mencerminkan perjalanan sejarah Indonesia.

Nama Jakarta tidak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang sejarah Indonesia, mulai dari era kerajaan, penjajahan, hingga kemerdekaan.

Sebelum menjadi DKI Jakarta, setidaknya ada 13 nama lain yang pernah disandang oleh Jakarta. Salah satu yang tidak asing didengar dalam pelajaran sejarah saat sekolah dulu adalah nama Sunda Kelapa, Jayakarta, dan Batavia.

Baca juga: Pekan Raya Jakarta Dari Masa Ke Masa

Makna Nama Jakarta dalam Sejarah

Asal Nama Jakarta dari Zaman Kerajaan hingga Sekarang

Nama Jakarta berasal dari bahasa Sanskerta “Jayakarta” yang berarti kemenangan atau keberhasilan. Pada masa lampau, sebelum menjadi ibu kota, wilayah ini dikenal sebagai Sunda Kelapa dan Jayakarta — tempat pertemuan budaya dan perdagangan. Perubahan nama ini mencerminkan dinamika politik dan peran penting kawasan ini dalam sejarah Nusantara.

Nah, selain memeriahkan HUT Jakarta 2022, kita kilas balik dahulu nama-nama yang pernah disematkan oleh Kota Jakarta. Berikut 13 nama lain kota Jakarta yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Sunda Kelapa

Pada abad ke-14, kota ini masih bernama Sunda Kelapa, yakni sebuah pelabuhan kerajaan Padjadjaran yang menjadi pusat perdagangan. Pada 21 Agustus 1522, Portugis menjalin perjanjian dengan Kerajaan Padjajaran untuk membangun perkantoran dan perumahan yang dilengkapi benteng.

2. Jayakarta

Pada tanggal 22 Juni 1527, Panglima Kerajaan Demak-Cirebon Fatahillah menyerbu Sunda Kelapa dan berhasil menguasai kawasan tersebut. Nama Sunda Kelapa pun diganti oleh Fatahillah menjadi Jayakarta.

Baca juga: Sejarah Sarinah, Bentuk Penghormatan Presiden Soekarno Untuk Pengasuhnya

3. Stad Batavia

Belanda mulai masuk dan berhasil menguasai Jayakarta. Pada 30 Mei 1619, kota ini pun jatuh ke tangan Belanda. Kota ini dihancurkan dan diganti dengan kota baru dengan nama Batavia. Pada 4 Maret 1621, Belanda membentuk pemerintahan kota bernama Stad Batavia yang artinya Kota Batavia.

4. Gemeente Batavia

Setelah pemerintah Belanda membentuk Stad Batavia pada 4 Maret 1621, pemerintah kolonial Belanda kembali mengubah namanya. Nama Stad Batavia diubah pada 1 April 1905 oleh pemerintah kolonial Belanda menjadi Gemeente Batavia atau Kotamadya Batavia.

Perubahan nama tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah Jakarta yang terus mengalami transformasi hingga sekarang.

5. Stad Gemeente Batavia

Setelah mengubah nama dari Stad Batavia ke Gemeente Batavia, Belanda kembali mengubahnya menjadi Stad Gemeente Batavia pada 8 Januari 1935.

Baca juga: 5 Kota Paling Macet Di Indonesia, Jakarta Bukan Yang Pertama

6. Jakarta Toko Betsu Shi

Kekalahan perang Belanda atas Jepang membuat berbagai nama berbau Belanda diubah. Begitu pula dengan nama kota Jakarta menjadi Jakarta Toko Betshu Shi pada 8 Agustus 1942.

7. Pemerintah Nasional Kota Jakarta

Setelah kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada September 1945, Pemerintah Indonesia mengganti nama kota Jakarta menjadi Pemerintah Nasional Kota Jakarta.

8. Stad Gemeente Batavia

Ketika Indonesia kembali dijajah oleh Belanda, nama Pemerintah Nasional Kota Jakarta diubah kembali menjadi Stad Gemeente Batavia, nama yang pernah dipakai sebelum kalah perang dari Jepang.

Baca juga: Formula E 2022 Jakarta Resmi Akan Digelar Di Ancol

9. Kota Praja Jakarta

Pada 24 Maret 1950, nama Stad Gemeente Batavia kembali diubah oleh pemerintah Indonesia menjadi Kota Praja Jakarta.

10. Kota Praja Djakarta Raya

Pada 18 Januari 1958, Jakarta dinyatakan sebagai daerah Swatantra atau daerah otonom. Oleh karena itu, Kota Praja Jakarta berganti menjadi Kota Praja Djakarta Raya.

11. Pemerintahan Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya

Sesuai dengan PP No. 2 tahun 1961 jo. UU No. 2 PNPS 1961, Kota Praja Djakarta Raya berubah menjadi Pemerintah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Raya.

Baca juga: Pendidikan Karakter Pancasila Dalam Pembelajaran Daring

12. Jakarta

UU No. 10 tahun 1964 menyatakan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Raya tetap menjadi Ibu Kota Negara Republik Indonesia dengan nama Jakarta pada 31 Agustus 1964.

13. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Menurut UU No. 34 Tahun 1999 tentang Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Negara Republik Indonesia Jakarta, nama pemerintah daerah diganti menjadi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

FAQ Asal Nama Jakarta

Dari mana asal nama Jakarta?

Nama Jakarta berasal dari kata Jayakarta yang berarti kemenangan sempurna. Nama ini diberikan setelah kemenangan pasukan Fatahillah pada abad ke-16.

Apa arti nama Jayakarta?

Jayakarta berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti kemenangan yang sempurna atau kemenangan yang diraih dengan gemilang.

Sebelum bernama Jakarta, apa nama kota ini?

Sebelum bernama Jakarta, kota ini pernah disebut Sunda Kelapa, Jayakarta, Batavia, hingga akhirnya resmi menjadi Jakarta.

Itulah 13 nama yang pernah disandang oleh Kota Jakarta dari masa kerajaan hingga saat ini. Tepat di HUT Kota Jakarta ke-495 pada 22 Juni 2022 ini, seluruh warga berharap Jakarta bisa menjadi kota yang maju, bersih, aman, dan nyaman.

Selain mengetahui sejarah kota-kota di Indonesia, banyak orang juga mencari peluang untuk mendapatkan penghasilan dari internet di era digital saat ini.

CopyAMP code

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img
spot_img

Most Popular

spot_img