SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Saturday, July 13, 2024
spot_imgspot_img
HomeNewsLuna Maya Bergabung dalam Jajaran Investor Waste4Change

Luna Maya Bergabung dalam Jajaran Investor Waste4Change

MediaGo – Perusahaan rintisan Waste4Change secara resmi bekerja sama dengan aktris sekaligus pengusaha, Luna Maya dalam mendukung terwujudnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di Indonesia.

Kerja sama ini dilakukan dalam bentuk pendanaan atau investasi yang diharapkan dapat memungkinkan terciptanya sinergi antar kedua belah pihak untuk bersama-sama mendorong penanganan sampah yang lebih optimal.

Sebelumnya, baik Waste4Change maupun Luna Maya (melalui brand NAMA Beauty) telah memperoleh suntikan dana dari AC Ventures. Keduanya tercatat sebagai portofolio perusahaan modal ventura teraktif di kawasan Asia Tenggara tersebut.

Baca juga: Urgensi Disahkan RUU PPRT, Bukan Hanya Lindungi Pekerja Rumah Tangga

Bergabungnya Luna Maya ke dalam bagian dari Waste4Change direncanakan akan mendorong pertumbuhan layanan Waste4Change di beberapa sektor, seperti kerjasama dengan berbagai developer baik dari perumahan, properti, dan kawasan komersial, serta pengelola pariwisata.

“Dimulai dari kegelisahan saya terhadap sistem pengelolaan sampah yang berjalan saat ini, di mana kondisinya bisa dibilang kurang optimal. Sampah masih banyak dibuang dengan tidak tepat, bocor ke lingkungan bahkan bisa ikut mengkontaminasi rantai makanan yang kita konsumsi,” kata Luna Maya.

Padahal, menurutnya, isu permasalah sampah adalah urusan bersama, termasuk kita sebagai masyarakat biasa. Karena saya ingin tumbuh dan tua di tempat yang nyaman, maka dari itu saya ingin bisa ikut mendukung terciptanya ekosistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan lebih sehat di Indonesia.

Baca juga: Body Count Tuai Kritik, Berikut 3 Penjelasannya!

“Sebagai salah satu pelanggan layanan Waste4Change terdahulu, keterlibatan saya di Waste4Change diharapkan dapat mendorong terwujudnya sistem yang lebih baik, tidak hanya untuk kami semua tetapi juga bagi alam Indonesia,” tambah Luna.

Luna Maya mendukung terwujudnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di Indonesia.
Luna Maya mendukung terwujudnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di Indonesia.

Waste4Change juga berencana untuk mendorong dan mengaktifkan kembali layanan B2C sehingga tidak hanya melayani perusahaan dan bisnis, namun juga dapat melibatkan peran dari masyarakat secara individual.

Di antara banyak negara di ASEAN, Indonesia diketahui menjadi negara penghasil sampah terbesar mencapai 64 juta ton per tahunnya (UNEP, 2017). Kuantitas sampah yang melimpah juga populasi penduduk yang tinggi membuat Indonesia harus menghadapi masalah pengelolaan sampah yang tidak mudah.

Baca juga: Lagi! Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,75 Persen

Belum lagi kesadaran yang rendah dari masyarakatnya untuk dapat mendukung penerapan budaya daur ulang sampah. Hingga pada tahun 2021, tingkat daur ulang di Indonesia berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan baru sekitar 11-12 persen saja.

Sebelum bergabung ke dalam jajaran investor, Luna Maya diketahui telah lebih dulu menjadi klien dalam layanan Personal Waste Management Waste4Change. Personal Waste Management merupakan jasa angkut sampah langsung dari rumah untuk memastikan sampah milik klien diangkut secara aman, terpilah, dan diproses secara bertanggung jawab agar daur ulangnya optimal dan mengurangi jumlah sampah yang berakhir ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Founder dan CEO Waste4Change Mohamad Bijaksana Junerosano menjelaskan, Waste4Change punya mimpi yang besar untuk bisa membantu mengatasi permasalahan sampah di Indonesia. Ini bukan masalah yang mudah dan perlu bantuan serta dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkannya.

Baca juga: Apa Manfaat Employee Benefit bagi Perusahaan?

“Bergabungnya Luna Maya sebagai salah satu bagian dari Waste4Change saat ini adalah hal yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa upaya yang sudah kita lakukan adalah tepat, menunjukkan juga bahwa keresahan kita terhadap kondisi persampahan di Indonesia yang masih kurang baik memang benar adanya,” ungkapnya.

Dibalik kerjasama ini, bergabungnya Luna Maya bisa memberikan contoh yang besar dan luas kepada masyarakat akan pentingnya pemilahan sampah dan terwujudnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Kami sangat terbuka menyambut Luna Maya masuk dalam tim besar kami. Semoga hubungan dan diskusi-diskusi kami kedepannya dapat mencapai hal-hal baik bagi persampahan di Indonesia.” jelas Founder dan CEO Waste4Change Mohamad Bijaksana Junerosano,” tambah Mohamad Bijaksana Junerosano.

CopyAMP code

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular