SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Thursday, July 11, 2024
spot_imgspot_img
HomeGaya HidupRelationshipBody Count Tuai Kritik, Berikut 3 Penjelasannya!

Body Count Tuai Kritik, Berikut 3 Penjelasannya!

MEDIAGO – Beberapa waktu belakangan ini istilah ‘body count’ di TikTok tengah hangat diperbincangkan oleh warganet. Sebab, istilah body count yang digunakan di media sosial ini terkesan negatif. Kira-kira, apa sih yang dimaksud dengan istilah body count itu? Yuk, mari kita cari tahu bersama tentang body count secara jelas!

Baca juga: Mengenal 5 Jenis Bahasa Cinta, Anda Sendiri yang Mana?

1. Apa Istilah Body Count?

Dilansir dari laman HITC, istilah body count secara umum merujuk pada jumlah korban jiwa yang mengalami peristiwa tertentu. Maka dari itu, istilah ini sering digunakan pada waktu peristiwa kecelakaan, bencana alam, atau perang.

Sayangnya, istilah body count yang sedang ramai diperbincangkan ini ternyata berubah maknanya menjadi bahasa gaul. Bukan lagi soal korban jiwa, tetapi artinya berubah menjadi jumlah orang yang pernah diajak berhubungan seksual.

Baca juga: 7 Hal yang Disukai Banyak Pria Dari Wanita Selain Cantik dan Pintar

2. Istilah Body Count di TikTok

Ilustrasi konten body count yang tengah viral di TikTok. (Sumber: Unsplash)
Ilustrasi konten body count yang tengah viral di TikTok.

Para pengguna TikTok menggunakan istilah body count untuk menanyakan berapa jumlah orang yang telah berhubungan bada dengan pengguna lainnya. Tren tersebut awalnya dimulai pada tahun 2020 lalu. Saat itu, salah satu pengguna TikTok mewawancarai orang-orang tak dikenal di jalan untuk menanyakan jumlah orang yang pernah berhubungan seks dengan mereka.

Konten tersebut akhirnya mulai masuk ke dalam For You Page (FYP) pengguna TikTok lain. Akan tetapi, konten itu mendapatkan banyak respon negatif karena telah mengganggu ranah pribadi seseorang. Apalagi kepada orang yang tidak kenal sama sekali. Meski begitu, istilah gaul body count ini memang sudah cukup lama terkenal di luar negeri jauh sebelum trending di TikTok.

Baca juga: Friends With Benefits, Simak 3 Alasannya!

3. Body Count Mengundang Kritik

Tak bisa dimungkiri, penggunaan istilah body count ini sempat mengundang kritik. Hal ini karena pertanyaan soal hubungan sekstual dianggap privasi. Maka dari itu, tidak seharusnya dapat ditanyakan oleh orang asing.

Akan tetapi, ada beberapa pengguna TikTok yang malah tidak menganggap pertanyaan tersebut menjadi masalah. Bahkan, mereka justru menganggapnya sebagai candaan semata.

Baca juga: 4 Tanda Terjebak Rebound Relationship


Itulah beberapa informasi tentang istilah body count. Dengan demikian, kita telah mengetahui bahwa bahasa gaul body count adalah untuk menanyakan orang yang sudah pernah diajak berhubungan seksual. Pembahasan ini tentu saja mengarah ke hal yang sifatnya sensitif. Oleh karena itu, kita perlu bijak dalam mempergunakan istilah body count.

Baca juga: Cek Toko Sebelah 2, Angkat Cerita Tentang Keluarga

Baca juga: Viral Pekerja Quiet Quitting, Fenomena Baru di Dunia Kerja

Baca juga: Viral! Petisi Kembalikan WFH Telah Ditandatangani 21.513 Orang

CopyAMP code

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular