You are here
Home > News >

PSBB Transisi DKI Jakarta Kembali Diperpanjang Hingga 17 Januari 2021

PSBB Ketat Jawa-Bali
Bagikan

MediaGo – Kasus Covid-19 di DKI Jakarta cenderung makin naik. Per 3 Januari 2021 tercatat sebanyak 189.243 kasus. Untuk menekan angka tersebut, Pemerinta Provinsi DKI Jakarta kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB transisi mulai dari mulai 4 – 17 Januari 2021.

Kebijakan untuk memperpanjang PSBB Jakarta di Masa Transisi ini tertuang pada Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1295 Tahun 2020. Pada kebijakan perpanjangan PSBB Jakarta Masa Transisi kali ini, Pemprov DKI Jakarta fokus untuk menekan penambahan kasus, salah satunya potensi tambahan kasus baru pasien corona akibat libur Natal dan Tahun Baru 2021.

“Berdasarkan penilian dari BNPB maupun FKM UI, kami memutuskan untuk memperpanjang PSBB masa transisi hingga 17 Januari 2021,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu.

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat adanya tren kenaikan total kasus Covid-19 saat PSBB DKI Jakarta. Pada 2 Januari 2021, kasus aktif di Jakarta mencapai 15.471 kasus, meningkat 18% dari dua pekan sebelumnya yakni 13.066 kasus pada 20 Desember 2020.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka 2021 Di Jakarta Dibatalkan

Sementara, berdasarkan penilaian indikator dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), DKI Jakarta telah memperbaiki nilai menjadi risiko sedang per 27 Desember 2020 yang sebelumnya risiko tinggi pada 20 Desember 2020. 

Secara detail, skor penilaian DKI Jakarta oleh BNPB setiap pekannya adalah 1,8025 (risiko tinggi) pada 20 Desember; 1,8275 (risiko sedang) pada 27 Desember 2020; dan 1,8475 (risiko sedang) pada 3 Januari 2021.

Sedangkan skor penilaian berdasarkan indikator pengendalian Covid-19 dari FKM UI adalah 59 per 2 Januari 2021. Sedangkan jika dibandingkan pekan-pekan sebelumnya mengalami penurunan, yaitu skor 61 pada 19 dan 26 Desember. 

Baca juga: Target Vaksinasi COVID-19 Hingga Maret 2022

Melihat skor di atas 60 ini artinya PSBB dapat dilakukan relaksasi atau pelonggaran di beberapa sektor melalui penilaian (assessment) secara bertahap. Jika di bawah 60, tentunya beberapa pengetatan di sektor tertentu perlu dilakukan.

Baca Juga:  Akhirnya, Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet di Dunia

Berdasarkan berbagai data tersebut, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menekankan fokus Pemprov DKI pada perpanjangan PSBB Masa Transisi kali ini, yakni lebih meningkatkan 3T guna mengidentifikasi kasus aktif melalui testing dan tracing sekaligus secepat mungkin melakukan treatment jika ditemukan kasus positif, terlebih usai libur Natal dan Tahun Baru 2021.


Bagikan
GP

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top