Saturday, January 28, 2023
HomeBisnis8 Tips Menabung di Tahun Kelinci Air

8 Tips Menabung di Tahun Kelinci Air

MediaGo – Tidak terasa sebentar lagi kita akan menyambut Tahun Baru Imlek 2023. Berdasarkan kalender masyarakat Tionghoa, tahun ini disebut sebagai Tahun Kelinci Air. Kelinci, oleh masyarakat Tionghoa, dianggap sebagai hewan yang melambangkan kesejahteraan dan harapan serta kesuksesan dengan salah satunya menabung. Selain itu, air melambangkan suatu proses pemulihan.

Maka dari itu, Tahun Kelinci Air dapat diartikan sebagai tahun yang penuh akan harapan, kesejahteraan, kesuksesan serta tahun pemulihan dari situasi yang sebelumnya kurang baik. Sesuai dengan hal tersebut, tahun ini menjadi tahun yang cocok nih untuk memulihkan diri, tidak hanya secara fisik tapi juga secara finansial dengan harapan kita bisa menjadi financially fit di tahun 2023.

Baca juga: Sambut Imlek, Ini Rekomendasi Liburan Terjangkau Bernuansa Pecinan

Guna menggapai hal tersebut, hal sederhana yang dapat kita lakukan salah satunya adalah dengan menabung. Melansir informasi Bank OCBC NISP, ada beberapa tips menabung yang bisa dilakukan agar finansial semakin fit di Tahun Kelinci Air: 

1. Tentukan Tujuan

Saat melakukan sesuatu, kita pastinya harus menentukan apa yang menjadi tujuan kita. Tujuan ini pun juga harus sesuai dengan pribadi kita masing-masing karena kebutuhan kita yang pastinya berbeda-beda.

Misalkan, tujuan menabung kamu adalah berlibur dan dana yang diperlukan untuk liburan tersebut adalah Rp10 juta. Dengan adanya tujuan serta target yang jelas seperti ini barulah strategi menabung dapat dirancang. Kamu juga bisa membuat catatan yang merincikan pendapatan serta pengeluaranmu dan menuliskan detail prosedur menabung, termasuk jangka waktunya.

2. Tentukan Frekuensi Menabung

Berkaitan dengan tips yang pertama, untuk memastikan target menabungmu dapat terkumpul dalam jangka waktu yang telah ditentukan, kamu harus menentukan frekuensi menabung yang disesuaikan dengan kemampuanmu.

Misal, dana Rp10 juta yang akan kamu simpan untuk berlibur harus bisa kamu capai dalam waktu enam bulan. Maka, frekuensi menabungmu adalah sekitar Rp1,7 juta setiap bulannya agar target ini bisa tercapai.

Baca juga: Memahami Metode Mengelola Keuangan ala Li Ka-Shing

3. Pisahkan Rekening Tabungan dengan Rekening Kebutuhan

Langkah selanjutnya yang mungkin terlihat sepele adalah membuat rekening khusus menabung. Memisahkan uang dalam satu rekening khusus akan sangat membantumu dalam mengalokasikan uang mana yang akan dipakai untuk sehari-hari dan uang mana yang tidak boleh diganggu. Rekening yang terpisah juga akan menutup adanya kemungkinan uang tabungan dipakai secara tidak sengaja.

Baca juga: Metode Kalender Saku, Cara Menabung Oppa dan Eonni Korea

4. Pastikan Uang Tabungan Bebas dari Gangguan

Saat kita sedang menabung dalam waktu yang tidak sebentar, tentu saja akan ada berbagai kondisi yang terkadang menggoda kita untuk mengambil sedikit uang tabungan untuk kebutuhan lain. Hati-hati agar tidak tergoda di tengah jalan.

Sama seperti istilah sedikit demi sedikit menjadi bukit, uang tabungan yang kamu sedikit-sedikit ambil lama-lama juga akan membukit dan akhirnya membuatmu gagal dalam menggapai apa yang menjadi tujuanmu.

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk memastikan tabunganmu tidak tergganggu adalah dengan membuat tabungan atau budget yang berbeda-beda sesuai dengan fungsinya. Misal, selain kamu menabung untuk liburan kamu juga bisa mengalokasikan dana yang akan kamu simpan untuk kebutuhan sehari-harimu dan keinginanmu.

5. Konsisten

Nah, tentu saja konsistensi memegang peran yang penting banget nih dalam proses menabung. Tanpa konsistensi, kamu tidak mungkin bisa menggapai target sesuai dengan rencana yang telah kamu bentuk.

Baca juga: Begini Agar Generasi Sandwich Memiliki Keuangan yang Sehat

Frekuensi menabung yang tadi direncanakan hanya bisa dijalankan jika kamu memiliki konsistensi yang kuat sehingga tiap bulannya dana sebesar Rp1,7 juta tersebut masuk secara rutin ke dalam rekening tabunganmu.

6. Cobalah untuk Membatasi Keinginan

Selain butuh konsistensi butuh untuk lebih ‘Kritikal’ dalam bebelanja. Untuk itu ketika ingin beli coba tanyakan diri sendiri sebeberapa penting barang tersebut.  Dengan membiasakan hal ini, secara langsung kami membiasakan diri lebih disiplin dalam berbelanja. 

Tentu saja bukan berarti kamu tidak boleh membeli barang-barang mahal atau branded untuk menjadi financially fit karena membeli barang branded dapat dilakukan sebagai self-reward yang direncanakan dan tidak impulsive.

7. Memulai Investasi

Tips selanjutnya adalah memulai investasi. Seringkali saat mendengar investasi yang kita bayangkan adalah dibutuhkannya modal yang besar. Namun, hal ini tidak sepenuhnya benar loh.  Investasi bisa kamu mulai bahkan hanya dengan memanfaatkan sisa dari uang jajanmu.

Baca juga: 4 Dekorasi Rumah untuk Meriahkan Imlek

8. Mencari Sumber Pendapatan lain

Tips terakhir yang bisa membantumu dalam menabung adalah memperbanyak sumber pendapatanmu. Target yang kamu miliki bisa dicapai dalam waktu yang lebih singkat kalau kamu memiliki sumber pendapatan lain.

Sumber pendapatan lain ini bisa berasal dari pekerjaan atau usaha sampingan. Jadi, bisa saja kamu menggunakan pendapatan utamamu untuk kebutuhan sehari-hari dan penghasilan tambahanmu disimpan sebagai tabungan atau modal berinvestasi.

Itulah delapan tips yang bisa kamu jalani untuk menjadi financially fit di Tahun Kelinci Air yang identik dengan kesuksesan serta kesejahteraan ini.

CopyAMP code

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular