You are here
Home > Gaya Hidup > Hobi >

5 Aturan yang Wajib Kamu Patuhi Ketika di Gunung Lawu

5 Aturan yang Wajib Kamu Patuhi Ketika di Gunung Lawu
Bagikan

MediaGo – Gunung Lawu, tentu pernah dengar tentang gunung di Pulau Jawa ya! Gunung Lawu yang merupakan salah satu dari 7 gunung tertinggi di Pulau Jawa (Seven Summits) juga terkenal dengan keangkerann dan aturan yang sangat ketat.

Setiap jalur pendakian pasti memiliki aturannya masing-masing, begitupun dengan gunung ini yang merupakan salah satu dari 7 gunung tertinggi di Pulau Jawa (Seven Summits). Mulai dari aturan tertulis maupun tidak tertulis, itu semua harus kamu patuhi jika ingin tetap aman saat mendaki.

Patuhi Aturan ketika Mendaki Gunung Lawu

Aturan di gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah (Wonogiri) dan Jawa Timur (Magetan) ini sendiri sangat ketat, tidak sedikit orang yang merasa sebagian diantaranya hanyalah mitos. Namun, jangan pernah sesekali kamu anggap remeh semua aturan yang sudah ditetapkan oleh juru kunci tersebut. Karena sudah dipastikan aman dan bisa selamat sampai tujuan jika kamu mengikutinya.

Gunung Lawu

Lalu apa saja aturan saat mendaki Gunung Lawu? Berikut beberapa aturan di Gunung Lawu yang harus kamu ketahui sebagai calon pendaki agar bisa kembali dengan selamat!

Jangan Membuat Jalur Sendiri

Di Gunung Lawu sendiri sudah dibuatkan jalur khusus untuk para pendaki dan kamu akan mendapatkan tempat khusus untuk mendirikan tenda dan bermalam di sana. Jika kamu membuat jalur sendiri, sudah dipastikan kamu akan tersasat dan akhirnya menghilang.

Gunung Lawu via Candi Cetho

Maka dari itu jangan pernah sesekali kamu mencoba untuk membuat jalur pendakian sendiri ya jika melakukan perjalanan pendakian di Gunung Lawu.

Baca Juga: 11 Tips Naik Gunung Dari Tim Kembara Sunyi

Jangan Memisahkan Diri Dari Rombongan

Jika kamu mendaki bersama teman-teman, usahakan untuk selalu berada dekat mereka. Saat akan mulai pendakian, hitunglah jumlah anggota tim dan pastikan jumlahnya tetap sama saat akan memutuskan kemping di satu tempat di Gunung Lawu.

Jangan Memisahkan Diri Dari Rombongan
Selalu bersama dalam rombongan.

Jangan pernah tinggalkan teman kamu sendiri. Gunung menjadi tempat kamu menunjukkan rasa solidaritas pada temanmu. Kalau ada yang kelelahan, lakukan istirahatlah bersama. Hal ini yang akan membuat kamu bisa mengontrol diri sendiri dan rombongan agar bisa mengatur ritme perjalanan menuju puncak Gunung Lawu.

Baca Juga:  Community Shield 2020, Arsenal Raih Trofi Perdana di Awal Musim!

Jangan Nyalakan Obor Api Unggun

Banyak yang bilang jangan pernah kalian coba untuk menggunakan Obor sebagai penerangan saat gelap telah tiba. Lebih baik kamu gunakan senter agar selamat.

Api Unggun

Selain obor, api unggun juga sangat dilarang untuk dinyalakan saat beristirahat di malam hari terutama pada musim kemarau. Alasannya, obor dan api unggun ternyata berpotensi menyebabkan kebakaran hutan yang selalu menjadi masalah serius di Indonesia.

Ketahui Pantangan di Gunung Lawu

Sobat MediaGo, ada beberapa pantangan yang harus kalian ketahui sebelum memulai untuk memutuskan mendaki Gunung Lawu jika ingin bisa selamat sampai tujuan. Ini karena Gunung Lawu ini jadi salah satu gunung atau tempat paling angker se-Indonesia.

Sabana di Gunung Lawu

Pantangannya seperti dilarang membuang sampah sembarangan, memakai baju berwarna hijau daun, dilarang memakai baju bercorak gadung melati, poleng, benang telon, dan mrutu sewu. Entah apa alasannya, namun yang pasti seluruh busana yang dipantang tersebut merupakan gambaran kesukaannya Nyi Roro Kidul.

Jangan Bengong atau Melamun

Salah satu aturan yang sering kali dianggap sepele oleh para pendaki adalah kebiasaan bengong atau melamun selama mendaki gunung. Jika kamu salah satu pemilik kebiasan tersebut, maka silahkan dihilangkan dahulu sebab hal itu berpotensi membuat pikiranmu jadi kosong dan tidak sadarkan diri terhadap berbagai ancaman yang ada.

Jangan Bengong atau Melamun
Ilustrasi pendaki yang sedang berada di jalulr pendakian Gunung Lawu.

Sadar bahwa ancaman itu bisa datang dari mana saja seperti binatang buas dan makhluk halus yang tidak kasat mata, sebaiknya kamu jangan pernah melamun saat mendaki agar selamat.

Hal ini menjadi aturan yang sangat penting karena telah begitu banyak pendaki di Gunung Lawu yang mengalami kesurupan akibat melamun dan dirasuki makhluk tak kasat mata.

Itulah lima aturan yang wajib kamu patuhi saat mendaki gunung lawu. Jika kamu pendaki pemula, ada baiknya untuk selalu mengikuti semua hal diatas ya agar bisa selamat sampai tujuan dan bisa pulang dengan aman. Semoga bermanfaat!

Baca Juga:  6 Tradisi Bulan Ramadhan Dari Berbagai Daerah di Indonesia

Bagikan
Rizky Aditya
Seorang SEO content writter pemula yang terus belajar dalam mengasah kemampuannya

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top