SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Wednesday, May 22, 2024
spot_imgspot_img
HomeGaya HidupRelationship7 Cara Menghadapi Pasangan yang Selingkuh, Tak Perlu Pakai Balas Dendam

7 Cara Menghadapi Pasangan yang Selingkuh, Tak Perlu Pakai Balas Dendam

Dalam sebuah hubungan tentu saja setiap pasangan pasti memiliki masalahnya masing-masing. Apalagi bagi mereka yang harus dihadapkan dengan kenyataan bahwa pasangannya tidak setia atau selingkuh. Hal tersebut tentu akan menimbulkan rasa sakit hati dan bisa berdampak pada hubungan pernikahan yang berubah menjadi keadaan krisis serta bisa hancur dalam sekejap. Terkait hal tersebut, simak yuk bagaimana cara menghadapi pasangan yang selingkuh. 

Cara menghadapi pasangan yang selingkuh

Diselingkuhi memang situasi yang menyebalkan, dan cukup membuat sakit hati. Hal tersebut pasti akan sulit dilupakan hingga membuat trauma ketika ingin memiliki hubungan baru.

Saat dikhianati, muncul perasaan marah, malu, sedih, kecewa dan benar-benar patah hati. Hal ini juga membuat seseorang yang diselingkuhi mempertanyakan tentang apa yang salah pada dirinya, hubungannya dan hidupnya.

Meskipun membutuhkan waktu untuk menerima berbagai perasaan negatif ketika sering diselingkuhi. Jika kamu sedang mengalami situasi ini, simak beberapa cara untuk menghadapi pasangan yang selingkuh seperti dilansir dari laman Popmama

1. Hindari untuk terus menyalahkan diri sendiri

Cara menghadapi pasangan yang selingkuh
Hindari menyalahkan diri sendiri. (Gambar: http://pexels.com)

Tidak peduli apa yang terjadi, namun usahakan untuk hindari menyalahkan diri sendiri saat mengetahui pasangan selingkuh. Pasangan melakukan hal-hal yang menyakitkanmu bisa terjadi karena berbagai alasan. 

Mungkin pasangan dapat menjelaskan alasannya, tetapi ketahuilah bahwa alasan itu tidak ada hubungannya denganmu. Mungkin sangat sulit untuk mengingat ini, tetapi ini sangat penting.

Selain itu, menyalahkan diri sendiri, pasangan, atau pihak ketiga tidak akan mengubah apapun dan itu hanya membuang-buang energi. Berlama-lama mengasihani diri sendiri dapat membuat kamu menjadi lebih tidak berdaya dan kamu mungkin akan berpikiran buruk pada diri sendiri.

2. Terimalah bahwa perasaan negatif ini hanya hadir untuk sementara waktu

Dalam beberapa waktu ke depan, mungkin kamu jadi lebih sensitif dan mudah marah karena kamu perlu waktu untuk move on dan kembali ke keadaan semula. Bernapas, dan terimalah bahwa hal-hal akan menyebalkan untuk sementara waktu.

Ini tidak berarti kamu harus menerima, atau setuju dengan tindakan pasangan. Ini mengartikan bahwa kamu tidak akan membuang waktu untuk memperjuangkan sesuatu yang tidak dapat kamu ubah. Sebaliknya, fokuslah untuk memperbaiki diri dan hatimu sendiri.

3. Memahami perasaan yang sedang tidak baik

Cara menghadapi pasangan yang selingkuh
Memahami perasaan yang sedang tidak baik. (Gambar: http://pexels.com)

Terkejut, gelisah, jengkel, marah, ketakutan, depresi dan kebingungan merupakan perasaan hal yang normal terjadi. Kamu kemungkinan besar akan merasa seperti berada di dalam permainan roller coaster emosional untuk sementara waktu.

Perlu waktu memang untuk mengatasi rasa sakit ketika memiliki pasangan yang tidak setia. Jangan berharap perasaan yang campur aduk serta ketidakpercayaan ini akan hilang dengan cepat, meskipun kamu sudah mencoba memaafkan pasangan dan memperbaiki hubunganmu.

Hubungan bersama pasangan mungkin akan atau telah berubah, bahkan sangatlah wajar ketika merindukan waktu awal-awal hubungan yang pernah kamu miliki dulu. 

4. Cobalah untuk merawat diri lebih baik

Kamu mungkin mengalami beberapa reaksi fisik akibat stres, seperti mual, diare, sulit berkonsentrasi, tidak ingin makan, masalah tidur yang terlalu sebentar atau terlalu lama.

Setelah tubuh menjadi lebih tenang, cobalah untuk mengembalikan kesehatan tubuh dengan mengonsumsi makanan sehat yang terjadwal. Selain itu, cobalah untuk tidur pada jam-jam yang teratur, berolahraga setiap hari, minum banyak air, dan terus bersenang-senang.

Orang terpenting dalam situasi ini adalah kamu, sehingga penting untuk menjaga dirimu baik-baik. Makan makanan favorit, tonton film yang disukai atau memanjakan diri dalam aktivitas seperti ke salon.

Usahakan agar dirimu tidak terluka lebih dari sebelumnya. Walaupun mungkin terluka, hatimu tidak perlu lagi menghadapi perlakuan buruk.

5. Penting diingat untuk menghindari tindakan membalas dendam

Cara menghadapi pasangan yang selingkuh
Hindari tindakan membalas dendam. (Gambar: http://pexels.com)

Dikhianati oleh pasangan memang dapat memicu kemarahan. Dalam keadaan marah, naluri pertama yang muncul mungkin adalah memberi pelajaran pada pasangan dengan mengolok-oloknya di hadapan orang banyak. Selain itu, mungkin saja ada niatan yang lebih buruk lagi melalui media sosial.

Untuk sebagian orang, mungkin ada yang berpikir untuk mulai bermain api atau berselingkuh sebagai cara membalas dendam.

Kamu mungkin mendapatkan rasa kepuasan sementara dari tindakan semacam ini, tetapi pada akhirnya tindakan tersebut dapat merugikanmu. Hal tersebut justru membuatmu terus berada dalam kondisi marah dan menjadi tidak berfokus pada penyembuhan dan melanjutkan hidup, baik saat memutuskan untuk berpisah atau masih bersama pasangan.

6. Jangan membuat keputusan karena merasa takut

Memang sulit untuk menentukan pilihan yang tepat, antara memilih tetap bersama atau meninggalkan seseorang yang telah mengkhianatimu. Hanya saja, pastikan kamu harus melakukan apa yang terasa tepat untuk hati. Jangan biarkan rasa takut membuat keputusan untuk kehidupanmu.

Bukan ide yang baik untuk tetap bersama karena mungkin kamu takut melajang, atau meninggalkan seseorang yang kamu cintai karena takut ia akan menyakitimu lagi.

Jika ingin berusaha menenangkan pikiran, cobalah untuk meluangkan waktu sejenak. Setelah itu, baru pastikan untuk membuat pilihan yang dirasa tepat untuk kehidupanmu.

7. Kurangi bermain media sosial dan fokus bersama orang-orang terdekat

Cara menghadapi pasangan yang selingkuh
Kurangi bermain media sosial. (Gambar: http://pexels.com)

Kamu mungkin tergoda untuk menguji keterampilan stalking dan menjelajah akun pasangan atau orang ketiga melalui media sosial. Namun, sebaiknya hindari melakukan hal tersebut. Tidak hanya itu, hentikan sejenak untuk bermain media sosial.

Kamu lebih membutuhkan sahabat-sahabat di sekitarmu saat mencoba menghadapi rasa sakit hati dan patah hati. Fokus pada orang-orang yang selalu mendukungmu, karena merekalah yang akan mendengarkan cerita lengkap dan mendukung setiap keputusanmu selanjutnya.

Jika pada akhirnya kamu memutuskan untuk mengakhiri hubungan, sebaiknya berikan pengertian kepada dirimu sendiri kalau kamu telah berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga hubungan dengan sebaik mungkin. 

Perselingkuhan memang salah satu tantangan sulit yang bisa dihadapi oleh semua pasangan, tetapi perlu diingat apabila hal itu tidak selalu berakhir menyedihkan. Saat kamu memprosesnya dengan baik dari waktu ke waktu, kamu akan menjadi semakin jelas bagaimana melangkah maju dalam hidup, kembali bersama atau justru memutuskan untuk berpisah. 

Baca juga: Ini 5 Hal yang Harus Diwaspadai saat Punya Teman Toxic

CopyAMP code
Arianti
Arianti
I am content writer who has an interest in lifestyle news.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular