SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Tuesday, April 16, 2024
spot_imgspot_img
HomeNewsWaspada Penipuan Berkedok Sedekah Jelang Lebaran

Waspada Penipuan Berkedok Sedekah Jelang Lebaran

MediaGo – Bersedekah di bulan Ramadan adalah kegiatan yang sering dilakukan oleh umat Muslim. Tidak hanya untuk berbagi kebaikan, sedekah menjadi jalan untuk melipatgandakan pahala di bulan suci ini.

Namun sangat disayangkan, momen baik ini tidak jarang dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menjebak mereka yang ingin berbagi kepada sesamanya.

Salah satu modus yang sering dilakukan dengan yayasan atau instansi penyalur donasi atau sedekah. Pelaku mengirimkan tautan atau berformat APK melalui pesan SMS atau WhatsApp.

Baca juga: Waspada! Modus Penipuan Mudik Lebaran, Poin Terakhir Harus Diingat Pemudik

Lewat tautan format APK tersebut, pelaku menjalankan aksi dengan meretas data pribadi korban. Pelaku kejahatan memanfaatkan sisi dermawan banyak orang untuk menipu dengan kedok sedekah.

Untuk mencegah hal tersebut, Bank OCBC NISP membagikan tips agar tidak terjebak dalam modus penipuan berkedok sedekah ini.

1. Cek Kredibilitas

Sebelum kita bersedekah atau memberikan data tertentu, ada baiknya kita mengecek terlebih dahulu kredibilitas dari Yayasan atau instansi tersebut.

Jika nama website muncul di halaman paling awal saat kita mengetik nama instansi atau Yayasan tersebut di mesin pencarian, maka bisa dikatakan aman.

Baca juga: Pengertian, Hukum, dan Ketentuan Melaksanakan Zakat Fitrah

Selain itu, pastikan situs yang dipakai bukan dibentuk menggunakan domain gratis seperti blogspot.com dan wordpress.com.

Informasi dalam situs resmi juga perlu kita periksa untuk memastikan bahwa Yayasan atau instansi yang akan menyalurkan donasi kita sudah legal di mata hukum dan memiliki izin yang sesuai.

2. Waspada dengan Pesan Mencurigakan

Saat menerima pesan dari nomor yang mengatasnamakan Yayasan atau instansi tempat kita bersedekah, jangan gegabah dalam menanggapinya.

Kredibilitas nomor yang menghubungi kita dapat diperiksa menggunakan aplikasi yang dapat mengidentifikasi kontak resmi, spam, atau penipuan.

Pesan dari nomor resmi suatu instansi biasanya juga tidak tertera dalam bentuk nomor HP atau angka tapi tertera dalam bentuk nama dari Yayasan atau instansi yang bersangkutan.

Baca juga: 5 Keutamaan Membayar Zakat bagi Umat Islam

Akun resmi dalam aplikasi WhatsApp juga biasanya memiliki tanda verifikasi berupa tanda centang. Tanda-tanda seperti ini bisa dijadikan acuan sebelum merespon pesan atau tautan dari nomor asing.

“Ayo kita sama-sama cegah penipuan dengan lebih berhati-hati saat ingin bersedekah ke instansi tertentu serta saat memberikan informasi atau data pribadi pada nomor asing agar sedekah kita lancar dan informasi pribadi pun tetap aman,” mengutip siaran Bank OCBC NISP.

CopyAMP code

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular