SDH Lippo Harapan Sekolah Dian Harapan Display Ad
Thursday, April 18, 2024
spot_imgspot_img
HomeKesehatanApakah Monkeypox atau Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri?

Apakah Monkeypox atau Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri?

MediaGo – Kementerian Kesehatan memastikan satu warga negara Indonesia terkonfirmasi menderita monkeypox atau cacar monyet. Pasien tersebut merupakan seorang laki-laki berusia 27 tahun, dengan riwayat perjalanan ke Belanda, Swiss, Belgia dan Perancis sebelum tertular.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril menjelaskan seperti apa karakteristik dari penyakit monkeypox atau cacar monyet. Monkeyfox adalah penyakit zoonosis yang pertama kali ditemukan di Denmark pada 1958.

Saat itu terdapat dua kasus yang muncul pada kera atau monyet yang dipelihara untuk tujuan penelitian yang kemudian dikenal dengan nama monkeypox. Penyakit ini berkembang dan bisa menulat dari hewan ke hewan dan dari hewan ke manusia.

Baca juga: Waspada! Satu Orang WNI Terkonfirmasi Monkeypox Atau Cacar Monyet

Bagaimana penularannya, Syahril penjelaskan adanya kontak langsung dengan pasien cacarmonyet. “Kalau dari hewan ke manusia penularannya melalui kontak langsung antara hewan dan manusia,” katanya saat konferensi pers bulan Juni 2022 lalu.

Penularan dari hewan ke manusia melalui cairan tubuh terutama bagian tubuh yang ada cacar seperti di sekitar muka atau tubuh hewan. Selain itu juga penularan ke manusia bisa melalui daging hewan tersebut yang tidak dimasak secara matang.

Sedangkan penularan dari manusia ke manusia bisa melalui udara, cairan tubuh atau cacar yang ada di muka, mulut, tangan maupun di badan. Kalau kontak langsung juga ada melalui saluran napas atau terjadi droplet. “Ini juga bisa menjadi sumber penularan dan juga ada penularan dari ibu ke bayi melalui transmisi atau plasentanya,” ucap Syahril.

Baca juga: Cacar Monyet Sudah Masuk Ke Indonesia?

Masa Inkubasi Cacar Monyet

Masa inkubasi cacar monyet atau monkeypox antara 5 sampai 13 hari atau 5 sampai 21 hari. Ada dua periode, pertama masa invasi, terjadi 0 sampai 5 hari terjadi demam tinggi, sakit kepala yang berat, dan ada benjolan atau pembesaran kelenjar limfa di leher, kemudian diketiak, atau selangkangan.

Kemudian, periode kedua, yaitu masa erupsi yang terjadi antara 1 sampai 3 hari pasca demam, terjadi ruam pada kulit, ruam pada wajah, telapak tangan, kaki, mukosa, alat kelamin, dan selaput lendir mata.

Baca juga: Ini 4 Bahaya Minum Teh Saat Perut Kosong

“Cacar monyet ini bisa sembuh sendiri setelah 2-4 minggu pasca masa inkubasinya selesai. Penyakit ini akan sembuh sendiri tidak terlalu berat. Dari negara-negara yang melaporkan kasus monkeypox hanya sekitar 10% pasien dirawat di rumah sakit,” ucap Syahril.

“Kita diimbau untuk tetap tenang dan tetap waspada karena ini juga sangat menular dan membuat tidak nyaman bagi kita semua,” tuturnya. Yang perlu diperhatikan, lanjut dr. Syahril adalah adanya komplikasi yakni infeksi sekunder, bronkopneumonia, maupun sepsis, ensefalitis, infeksi kornea sehingga menyebabkan kebutaan.

CopyAMP code

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisment -spot_img

Most Popular